Skip to content

Apa Kontribusi Pemain Saham bagi Masyarakat?

January 28th, 2010

Dosen

market_crowd

Hari ini datang newsletter dari Van Tharp (http://www.iitm.com) dengan judul yang menggelitik saya: What is a Trader’s Contribution to Society?

Isinya secara keseluruhan begini:

What is a Trader’s Contribution to Society?

Q: I have a question I’d like to ask you and it’s in regards to establishing a mission statement for me as a trader.

As a trader, what is the REAL service that I provide? What’s my contribution to society at large?

I’ve been reading a book by Steve Pavlina called Personal Development for Smart People: The Conscious Pursuit of Personal Growth (See Page 177 through 197), and I seem to be having a hard time in clearly seeing the values we add as traders.

I couldn’t think of any other qualified expert to ask this question than you.

A: Traders serve an extremely valuable function for market based societies because they provide liquidity and distribute risk. Traders “lubricate” the market and thereby help the economy and all of its participants— everybody, in effect. Does that inspire you? Can you take on those functions as a driving force behind your trading? Will those functions serve as your mission?

Rather than asking what service your trading provides, ask yourself, “What is my bliss?”. Follow your bliss and you’ll find a deeply powerful mission.

I love what author Joseph Campbell says, “When you follow your bliss . . . doors will open where you would not have thought there would be doors; and where there wouldn’t be for anyone else.”

My experience is that when you follow your bliss you are in tune with your mission.

- Van

Bagi yang tidak bisa bahasa Inggris, ini terjemahannya:

Apa Kontribusi Trader bagi Masyarakat?

Tanya: Saya memiliki pertanyaan sehubungan dengan menetapkan pernyataan misi saya sebagai seorang trader.

Sebagai trader, apa peranan/jasa SEBENARNYA yang saya sediakan? Apa kontribusi saya kepada masyarakat pada umumnya?

Saya sedang membaca sebuah buku karangan Steve Pavlina yang berjudul “Personal Development for Smart People: The Conscious Pursuit of Personal Growth” (lihat halaman 177 sampai 197), dan tampaknya saya kesulitan untuk melihat dengan jelas nilai yang kita hasilkan sebagai trader.

Saya tidak dapat menemukan orang lain yang lebih tepat untuk saya tanyai pertanyaan ini selain Anda.

Jawab: Trader melayani fungsi yang sangat berharga di masyarakat yang berdasarkan pasar karena mereka menyediakan likuiditas dan distribusi/pembagian resiko. Trader “melicinkan” (seperti oli) pasar dan oleh karenanya membantu pertumbuhan ekonomi dan semua yang berhubungan di dalamnya – semua orang, sebenarnya. Apakah hal tersebut menginspirasi Anda? Apakah Anda bisa mengambil fungsi tersebut sebagai kekuatan pendorong dalam trading Anda? Dapatkah hal tersebut dapat Anda pegang sebagai misi Anda?

Daripada menanyai peran yang Anda sediakan dengan trading, tanyai diri Anda, “Apa yang saya suka lakukan?” Ikuti hal tersebut dan Anda akan menemukan misi yang sangat kuat.

Saya menyukai apa yang Joseph Campbell katakan, “Jika Anda mengikuti apa yang Anda sukai… pintu-pintu akan terbuka dimana Anda tidak terpikir di sana ada pintu, dan dimana tidak akan ada untuk orang yang lain.”

Berdasarkan pengalaman saya adalah ketika Anda mengikuti apa yang Anda sukai, Anda sudah sesuai dengan misi Anda.

- Van

Sekarang pendapat kami:

Kami 100% setuju dengan Van Tharp bahwa trader punya peran sangat besar dalam roda perekonomian bagi kehidupan modern. Bursa saham menyediakan lahan bagi investor kecil dan besar untuk menghasilkan pendapatan dari modalnya. Bayangkan jika tidak ada bursa saham, maka Anda setidaknya harus punya modal Rp.1 milyar untuk membuka sebuah usaha. Tapi dengan adanya bursa saham Anda bisa berusaha batubara, telekomunikasi, bahkan pabrik indomie dengan modal kurang dari Rp.20 juta. Bukankah itu hebat?

Win-win solution juga bagi perusahaan yang perlu modal. Seperti BBTN yang baru saja IPO kemarin, struktur modalnya menjadi lebih baik sehingga bisa mendapatkan keuntungan lebih besar.

Anda dan kami sebagai trader berperan di tengah-tengah. Kita menyediakan likuiditas agar semua pemegang saham tersebut bisa mencairkan dananya kapan saja. Bayangkan bursa saham tanpa trader. Pastilah sepi dan tidak menarik orang kebanyakan untuk masuk.

Plus, kalau Anda berpikir sejenak, Indonesia ini adalah negara berkembang. Kita perlu banyak modal untuk membangun infrastruktur negeri ini. Cina bisa berkembang pesat karena bursa sahamnya sangat menguntungkan dan diproteksi oleh pemerintahnya.

Kami agak gregetan waktu mantan wakil presiden Jusuf Kalla membandingkan pasar modal dengan pasar Tanah Abang. Perannya pasar Tanah Abang (dan pasar lainnya) cuma di pedagang lokal dan pada saat itu saja. Peran pasar modal bisa membuka pasar lain bukan hanya di tanah abang, tapi juga di tanah Makassar, tanah Ambon, tanah Irian. Andai Anda sebagai wakil presiden memprakarsai pembukaan perusahaan tambang melalui proses IPO, maka mungkin kita tidak dikuasai oleh Freeport, Halliburton, Exxon. Andai Pertamina mau IPO, mungkin dia bisa buka kilang sendiri sehingga tidak mengekspor minyak mentah untuk membeli minyak jadinya. Efeknya, penghasilan pemerintah bertambah, subsidi berkurang. Ini cuma prinsip bisnis saja: tambah laba, pangkas cost.

Andai Anda bisa membuat perusahaan bahan baku, transportasi, mesin-mesin, kawasan industri, IPO, maka bukan tidak mungkin kita bisa membuat barang lebih murah dari Cina. Kita kurang riset, kurang modal, kurang dukungan. Darimana Anda mau dapatkan uang untuk itu semua? Lebih baik “utang” pada rakyat sendiri (lewat IPO), daripada terus tambah utang US$, dimana bunganya double (bunga+apresiasi US$).

Ah, andai Anda mau mendengarkan kami.

Andai…

One Comment

Post a comment
  1. aan #
    August 4, 2011

    yuhuu… Siiipp.. Betul sekali pak dosen.,saya juga heran knp negeri kita yg kaya minyak msh saja kekurangan minyak.,coba klu pertamina mau go publik pasti kita gak perlu lg impor minyak n kita akan menjadi negara yg di perhitungkan dunia di bidang ekonomi..

Leave a Reply

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS