Jurus yang kami namakan “Hijack The Rainbow” ini adalah kombinasi dari MA crossing dan RSI. Secara singkat, Anda beli pada saat crossing MA20-50 dan short separuh pada saat RSI turun di bawah level 70. Kelebihannya adalah Anda akan menunggangi sebagian besar trend setelah trend dimulai dan turun pada saat yang tepat ketika trend selesai, sambil di sepanjang jalan menikmati profit yang lumayan. Kelebihannya dari MA crossing saja adalah keuntungan Anda akan lebih maksimal. Dijamin! Anda boleh tanyakan kepada guru-guru Anda yang lain, apakah jurus ini valid. Beritahu kami di komentar di bawah.
Kategori: Trend following.
Tingkat kesulitan: Semua level.
Kelebihan:
- Gain/risk ratio sangat tinggi (keuntungan besar, resiko kecil);
- Relatif mudah;
Kekurangan:
- Cuma berlaku di uptrend;
- Sinyal terbatas.
Mari kita lihat contohnya di saham ADRO:
Gambar fullnya klik di sini.
Cara membaca grafiknya adalah panah biru ke atas artinya beli dan panah biru ke bawah artinya jual. Garis hijau adalah MA20, garis putus-putus biru adalah MA50, yang di atas adalah RSI. Ada Bollinger Band juga warna abu-abu di chart harga. Semua indikator settingannya standar.
Ketika golden cross MA20-50 kita langsung beli sesuai porsinya, misalnya 200 lot. Pada setiap panah biru ke bawah, kita jual setengah dari posisi kita, jadi dalam hal ini 100 lot, istilahnya kita short barang sendiri. Karena namanya juga short, setelah itu, kita harus siap-siap beli lagi 100 lot yang kita jual tersebut (“cover short”) di harga yang lebih rendah. Bagaimana kita tahu? Kita short ketika saham tersebut sudah overbought (kelebihan beli), sehingga 90% kemungkinannya setelah itu akan turun lagi. Setelah Anda juga separuh, mindset Anda adalah, hampir seperti swinger, kapan Anda akan beli lagi (biasanya di support Bollinger atau MA20).
Nah, mengikuti jurus di atas, sepanjang satu tahun, Anda cuma melakukan 15 transaksi, bahkan ketika trend bagus, Anda bisa saja beberapa bulan tidak melakukan transaksi dan tetap portofolio Anda nilainya naik.
Di tengah trend tersebut Anda melihat ada false end. Di sana ketika Anda jual karena dead cross MA50-20, tapi harga ternyata tetap naik. Untunglah Anda cuma jual separuh dan Anda membeli lagi ketika terjadi lagi golden cross dan tetap ikut kenaikan trend baru yang terjadi.
Di akhir trend yang ini, Anda jual dalam dua kali, yaitu separuh pada saat RSI overbought, dan sekali lagi pada saat deadcross. Selesai! Anda sampai di ujung pelangi dan hasilnya adalah satu pot emas. Tinggal menunggu kesempatan lainnya. Berapa hasilnya? Profit 181% dalam setahun. Modal Anda sudah menjadi hampir tiga kali lipat dari pertama Anda masuk, dengan resiko terkontrol.
Jika ada yang kurang jelas, mungkin akan kami update artikel ini. Pertanyaan dan komentar silakan isikan di bawah.
Artikel ini adalah bagian dari seri Sistem Trading Saham.




wah, sistem ini menarik sekali pak dosen.. beruntung sekali saya menemukan website ini.. hehehe..
saya mau tanya, bagaimana saya menganalisa saham itu uptrend atau downtrend.. atau yang lebih di kenal bullish or bearish?
apa bener cara yang saya lakukan, saya hanya melihat MA50 apa bila menuju ke atas di namakan uptrend kalo ke bwh itu downtrend?
terima kasih.
Benar, ditambah harga berada di atas MA20 dan MA20 di atas MA50. Itu baru “rapih” bullishnya.
terima kasih atas jawaban nya pak dosen..
saya ada beberapa pertanyaan lagi nih.. heheheheh..
“short separuh pada saat RSI turun di bawah level 70″
maksud nya RSI di bwh lvl 70% pak? dan beli lagi pada saat RSI di bwh level 50% yah pak dosen?
saya lihat di chartnexus sih ada RSI, tp saya sendiri tidak tau RSI itu berfungsi untuk apa dan berguna untuk melihat apa? bs tolong di jelaskan pak dosen.. sorry yah saya banyak bertanya, saya hanya newbie yang ingin sekali belajar main saham..
terima kasih..
Yang kami maksud RSI dari atas level 70, menembus ke bawah level 70. Untuk belinya carilah support terdekat, jangan lagi gunakan RSI.
Saya ber-untung menemukan web ini tlah membuka wawasan/pengertian yang selama ini masih abu-abu , terima ksih pak Dosen.
mau tanya apakah bisa mendapatkan hard copy semua artikel di web ini ? bagaimana caranya mohon advice thks
hardcopy? klik saja “print” di browser Anda.
Pak ketika saya coba hijack ini dan sesuai dgn sistemnya bhw yg kita short adalah setengahnya saja. Dalam prakteknya selalu muncul pikiran kalo kita yakin trn knp hrs short separuh, jual aja semuanya ntar kalo turun beli lagi. Kalo bisa cuan gede kenapa harus cuan kecil. Ditambah pengalaman bhw kita pernah jual tidak di puncak hrg nya padahal hrg nya sempat di puncak jadinya perasaan takut tidak bisa jual di hrg maksimalnya. Ada saran gak ya Pak buat mengatasi hal ini ?? trims pak
Anda tidak bisa mengalahkan pasar. Karena jurus ini cuma bisa di trend naik (masa bullish), waktu kita “short” sebenarnya kita melawan pasar. Tapi untungnya turun selalu lebih mudah dari naik untuk oscilator, dan sinyalnya lebih valid.
Jadi kita harus pasang mindset “serba untung”. Kalau naik, “untung saya baru short separuh”, dan kalau turun “untung saya sudah short separuh”.
Punya posisi di saham bersangkutan juga membuat Anda “sadar” terhadap gerakannya untuk buyback nantinya.
maaf ni saya ingin bertanya kegunaan volume,disaat apakah volume digunakan untuk mengambil keputusan, ??dan menggambarkan apa sc volume itu?terima kasih..
pak, saya masih belum ngerti kegunaan RSI & Bolinger Band. bisa tolong dijelaskan. terima kasih banyak.
Pojok Saham memang hwebat bat bat
Pak Dosen tolong donk di jelaskan apa yg dimaksud dengan : RSI, Level 70, Level 50
Iseng aye coba jawab. Volume itu bagian paling vital, ibarat energi
.
RSI diatas 70 = overbought
RSI dibawah 50 = oversold.
Saham dlm keadaan overbought (jenuh beli) akan turun dlm waktu dekat, begitu juga sebaiknya.
Sehebat hebatnya oscilator maupun indikator, ujung ujungnya yah tergantung ke jin penghuninya
pak,mau tanya nih NIKL,ASIA,INCI ada kemungkinan naik atau turun lagi ya? tx
Pak, untuk saham yang sudah terlambat kita kaga liat waktu dulu saat crossing MA20-50 nya, tapi sampai sekarang trendnya masih naek, bagaimana ?
ada satu hal yg saya perlu tanyakan..
per definisi trend bullish menurut pak dosen adalah harga diatas MA50..
bagaimana kalo kegiatan ini terjadi dibawa MA200? apah masih valid sistem trading ini…(MA50<EMA 200)