Ada empat macam trader yang sudah pasti rugi di bursa saham. Apa saja ya?
- Rumor Trader. Trader ini mendasarkan transaksinya pada rumor. Misalkan, eh perusahaan ini mau akusisi perusahaan itu. Mereka menciptakan dan menyebarkan rumor seolah-olah rumor tersebut benar. Jadi trader ini mengantisipasi, sayangnya, dasar berita mereka tidak benar. Rugi!
- News Trader. Kebalikannya dengan rumor trader, trader yang ini punya informasi yang yang sudah pasti, sudah jadi berita (basi). Sayangnya, mereka sudah hampir pasti terlambat. Mereka masuk di akhir trend, atau ketika siklus mulai turun. Mereka adalah korban media dan koran bisnis dan selalu bertanya “Ada apa?” Rugi!
- Gamble/Feeling Trader. Nah ini trader paling gila karena mendasarkan transaksinya pada sesuatu yang tidak ada. Mereka bisa masuk keluar sebuah saham hanya berdasarkan feeling saja. “Kemarin gue mimpi gempa bumi, hari ini gue masuk BUMI ahh karena udah dikasi mimpi.” Rugi!
- Blind Trader. Ini banyak di Indonesia. Trader yang gabungan dari ketiga trader di atas, tapi mereka tidak sadar. Blind trader ini tidak tahu apa-apa tapi suka bertransaksi karena entah bujukan teman atau broker, akhirnya dimakan pro atau bandar. Rugi!
Apakah Anda termasuk salah satunya?




bagaimana dgn trader yg suka melihat broker asing besar lagi beli dgn nilai yang cukup besar, maka ikutan masuk juga ?
Salah kah ?
kalau satu strategi selama ini rata-rata menguntungkan bagi Anda, lanjutkan saja. kalau tidak, baru ubah.
suhu,
keluar atau masuk asing, apakah bisa dijadikan konfirmasi terhadap posisi yg kita ambil?
kalau asing banyak masuk, trus chart kita mengatakan untuk masuk, trus kita buy,
kalau asing banyak keluar, indikasi chart nyuruh keluar, ya keluar…
gimana suhu, please share your experience,
thanks
bagaimana caranya kita tahu kalau asing banyak yg keluar/masuk?
trimakasih…
Aku lagi nunggu nunggu adakah yang bisa menjawab pertanyaan dari Eltivia,bagimana caranya kita bisa lihat asing masuk dan keluar,sudah dari dulu aku kepingin mengetahuinya.
Thanks
Slmt pagi Pak Dosen, mohon ijin komentari sdr.Anwi & Elty..hehehe
Klo anda buka di etrading,, anda bisa masuk ke opt.0020 Frg buy/sell by sector..nah dari sono anda sendiri yg breakdown data persector status buy/sell asing tsb, akan tetapi strategy mengekor asing ini telah lama basi…basiiii ..bagi saya lhoo..kenapa??? setidaknya anda harus menyadari bahwa perdagangan saham ini dilihat dari besaran modal yg dimiliki tingkatan tertinggi yaitu asing or institusi kemudian aseng dan terendah baru retailer. Bagi saya pasar bisa hidup klo para aseng mata sipit ato aseng kulit hitam bermain di saham tersebut, kemudian juga anda harus tahu bahwa aseng sipit dan aseng hitam juga memiliki account dibbrp sekrts dengan bendera merah(F)…Jadiiiii sy sekarang belajar / berlatih sabar dan percaya saja kepada TA fibo retracement..kayaknya beberapa minggu ini portfl saya aman..cuannn???ngga ..ngga ada cuan cuma lossnya aja yg sedikit dibawah 1%..hehehe
Untuk melihat gerakan asing harian di IHSG, bisa klik ke:
http://e-bursa.com
Di sebelah kiri, cari menu Stocks > Market > IDX Market Summary
Ada data Foreign Buy (Asing Beli), Foreign Sell (Asing Jual), dan Net Foreign Transaction (Selisih Buy and Sell, positif jika lebih banyak yang Buy daripada Sell dan sebaliknya).
Terimakasih….atas semua respon dan jawabannya..
Pak dosen…ditunggu artikel2 barunya looo…
Thanks Pak Dosen atas keterangannya untuk lihat asing beli/keluar.
Mantap akhirnya ketemu juga setelah sekian lama mencarinya.
Buat Udin Priuk,Thanks, sekalian nanya apa itu TA FIBO ?
ta fibo…fibonaci retracement,, klo gw pakenya untuk mencari posisi entry, saya cari saham yg bergerak up trend dan likuid tinggi ( 50ribuan lot keatas), masuk dilevel 61% ~ 50%, klo harga balik ke bawah tembus 61% yaa terpaksa cut loss, klo masih side way 2~3 hari cut loss juga, klo tembus ke atas 50% ya inject lagi 1/2 or 1/4 dari 1′st buying..hehehe, apalagi regional mendukung..wuihh smile forever lupa dah ama office jobs…gitu bung Anwii
Nb. Bung Anwi, saya newbi di saham +/- 6 bulan, waktu itu saya dan beberapa temen masing2x buka account sendiri2x dan syukurlah saya yg masih bertahan dan tergerus -6% dari 50jetti, temen2x udah pada check out semua..moga-moga bung Anwi bisa selamat juga, be carefull..Amien
Wah mantap Pak udin Priuk,kayaknya memang harus berani cut loss,saya pegang BUMI di Rp 2.650. waktu turun tdk berani cutt loss akibat cukup fatal terpaksa diniati BUMI tidak akan di sell sampai akhir tahun he he
http://pojoksaham.com/2010/04/27/pentingnya-cut-loss/
pak dosen, saya ini masih benar2 awam tentang saham, alhamdulillah setelah saya membaca penjelasan pak dosen dan artikel terkait dalam pojok saham ini (dengan mengorbankan waktu belajar untuk ujian saya hari ini) saya mendapatkan sedikit pencerahan.. hehe
pak, saya mau bertanya, bagaimana kalau kita tidak melakukan cutloss? kan bisa saja pada bulan akan dibagikannya dividen maka harga saham kita akan naik lagi?? maka kita cukup sabar saja sampai pembagian deviden kan bisa pak??
mohon penjelasan, saya dalam waktu dekat ingin segera terjun ke investasi di pasar modal.. makasih pak dosen..
pak dosenn.. haloooo.. pertanyaan di atas mohon dijawab pak dosennn..