Skip to content

Review Saham Unggulan 2010

April 2nd, 2010

Dosen

rapor

Pada awal Januari 2010, kami mengeluarkan sebuah analisa yang diberi judul Saham Unggulan 2010.  Saham-saham yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah shortlist kami dalam transaksi di Bursa Efek Indonesia.  Ini adalah review dari saham-saham yang masuk dalam daftar tersebut.

No. Saham Harga Penutupan Naik/Turun
4-Jan-10 31-Mar-10
1 AALI 23,850 24,600 3.1%
2 SGRO 2,825 2,625 -7.1%
3 ASII 35,300 41,900 18.7%
4 BBRI 7,800 8,250 5.8%
5 BBTN 840 1,330 58.3%
6 SDRA* 280 290 3.6%
7 INDF 3,675 3,775 2.7%
8 TLKM 9,550 8,050 -15.7%
9 PGAS 3,950 4,250 7.6%
10 SMGR 7,600 7,300 -3.9%
11 INTP 13,850 14,250 2.9%
12 PTBA 17,800 17,400 -2.2%
13 ADRO 1,750 1,960 12.0%
14 INCO 3,875 4,725 21.9%
15 ANTM 2,300 2,400 4.3%
16 TINS 2,125 2,375 11.8%
17 MEDC 2,575 2,600 1.0%
Rata-rata 7.3%

Catatan:  *belum termasuk Right Issue/HMETD.

Saham dengan kenaikan terbesar adalah BBTN dengan lebih dari 50%, dan saham dengan penurunan terbesar adalah TLKM.

IHSG selama periode yang sama sudah naik dari 2.575,41 ke 2.777,3 atau 7,8%.

Dari analisa di atas tampaknya pola permainan di Bursa Efek Indonesia telah berubah dari tahun lalu.  Tahun 2009 yang lalu, saham-saham lebih banyak yang trending daripada trading.  Tahun ini tidak banyak saham yang masih bermain dalan trending (contohnya BBTN, ADRO, INCO, dan ASII), sedangkan lebih banyak yang trading.  Saham ADRO baru saja keluar dari trading rangenya didukung oleh laporan keuangan yang sangat baik. 

Sesuaikan gaya permainan Anda dengan masing-masing saham.

Dalam saham-saham yang trending, tidak disarankan untuk profit taking terlalu cepat, melainkan harus lebih bersabar.  Sebaliknya di saham-saham yang trading perlu memperhatikan support dan resistance dari masing-masing saham dan keluar-masuk dengan cepat untuk memaksimalkan keuntungan.

Kesulitannya adalah beberapa saham yang tadinya trading bisa tiba-tiba berubah menjadi trending, dan sebaliknya.  Cara paling mudah untuk mengenalinya adalah dengan melihat kepada Moving Averagenya.  Jika MA20 di atas MA50, disertai breakout, maka kemungkinan besar saham tersebut masih trending.  Kebalikannya, jika MA20 sempat menembus MA50 (seperti TLKM), atau bolak-balik di MA50, maka bisa dibilang trading.

Bermain saham adalah seni sehingga tidak bisa semuanya diajarkan.  Perlu coba-coba sendiri dan trial-error.  Dari tujuh belas yang masuk di shortlist di atas, TLKM akhirnya tidak pernah masuk ke dalam portofolio kami karena dua alasan, satu kami takut sideways, dan dua, ternyata MA-nya kemarin tembus.

Breakout yang tidak valid ada di saham SGRO, sehingga sulit untuk diramalkan.  Breakout di ADRO, INCO, ASII, BBTN lebih akurat, sehingga perlu lebih diperhatikan.

Pembagian posisi dari masing-masing saham juga tidak harus sama.  Pada saham-saham yang kelihatannya lebih akurat seperti empat saham yang kami sebut sebelumnya, harus diberikan porsi lebih besar di portofolio Anda, yaitu melakukan average-in setiap kali breakout, dengan trailing stop di average Anda.  Lagipula, setelah saham tersebut naik, Anda sudah bermain dengan uangnya market, bukan uang Anda sendiri lagi.

No. Saham Harga Penutupan Naik/Turun
4-Jan-10 31-Mar-10
1 AALI 23,850 24,600 3.1%
2 SGRO 2,825 2,625 -7.1%
3 ASII 35,300 41,900 18.7%
4 BBRI 7,800 8,250 5.8%
5 BBTN 840 1,330 58.3%
6 SDRA* 280 290 3.6%
7 INDF* 3,675 3,775 2.7%
8 TLKM* 9,550 8,050 -15.7%
9 PGAS 3,950 4,250 7.6%
10 SMGR 7,600 7,300 -3.9%
11 INTP 13,850 14,250 2.9%
12 PTBA 17,800 17,400 -2.2%
13 ADRO 1,750 1,960 12.0%
14 INCO 3,875 4,725 21.9%
15 ANTM* 2,300 2,400 4.3%
16 TINS* 2,125 2,375 11.8%
17 MEDC* 2,575 2,600 1.0%
Rata-rata 7.3%

4 Comments

Post a comment
  1. Wahyudi #
    April 3, 2010

    karena sudah terlanjur ambil TLKM, terpaksa buangnya nanti setelah cum dividen saja

  2. dimas #
    May 8, 2010

    Saya sudah terlanjur ambil PGAS : 4025 ; KBLF: 1970; BUMI:2425; ADRO : 2175, mengahadapi situasi anjlokya IHSG sekarang ini sebaiknya bagaimana? tolong dianalisakan mana yang sebaik saya cut loss dan tetap saya Hold untuk mengurangi kerugian lebih banyak. terima kasih pak atas bantuannya…

    • May 9, 2010

      kami berikan support terdekat dari keempat saham tersebut menurut pengamatan kami:
      PGAS: 3500
      KLBF: 1800
      BUMI: 2200
      ADRO: 1800
      untuk PGAS, terjadi death cross (berbahaya) antara MA20 dengan MA50.
      BUMI sedang sideways, jadi masih ada kemungkinan naik.
      Jika sudah terlanjur masuk posisi, pertimbangkan untuk cutloss di PGAS, dan hanya average-in pada saham lainnya saat ada konfirmasi pembalikan arah, dan cut loss jika support tertembus.
      Jika Anda sudah berhasil membuat rencana trading sendiri, patuhi, dan hanya gunakan saran kami ini sebagai bahan perbandingan.
      Hal ini tidak perlu terjadi jika sebelum Anda membeli, Anda menganalisa indeks, menunggu konfirmasi terlebih dahulu (yang jelas tidak ada di minggu lalu).

  3. amat #
    June 23, 2010

    mohon arahan mas. sampai sekarang saya selau rugi kalau trading. baiknya gimana ,grafiknya nujuk in bulish tapi kok mulainya turun dulu , itu maksudnya apa ya mas ? apa permainan bandar ya ,nurunin penumpang ya

Leave a Reply

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS