Skip to content

Sekuritas

April 4th, 2010

Dosen

security-office

Jika Anda mau membuka rekening untuk bertransaksi di Bursa Efek Indonesia, cara yang paling cepat dan mudah adalah ke sekuritas.  Ada banyak sekali sekuritas di Indonesia, baik yang offline maupun yang online.  Apa kelebihan dan kekurangannya masing-masing?

Sekuritas Offline

Banyak sudah sekuritas yang tadinya offline akhirnya mengupgrade softwarenya sehingga dia bisa online.  Namun masih ada beberapa sekuritas yang tidak menyediakan cara transaksi menggunakan internet.

Cara transaksi di sekuritas offline adalah Anda harus datang ke galeri sekuritas bersangkutan untuk bertransaksi, atau telepon broker Anda.  Di sini Anda akan mendapatkan pelayanan yang lebih personal, tapi terkadang juga mahal di tip.

Keuntungan dari sekuritas offline adalah ada beberapa broker yang bisa dititipi pesan untuk stop loss order, dan trailing stop sehingga sang broker akan memantau saham Anda untuk Anda.  Broker juga biasanya akan rajin menelpon Anda jika ada rumor, atau saham Anda bergerak tidak seperti biasanya.

Di samping keuntungan di atas, ternyata hal yang sama bisa menjadi kerugian juga, karena tidak semua broker diciptakan sama, tetapi semua broker ingin komisi dari nasabahnya, maka rumor sering salah, dan contekan saham dari broker juga sering salah, karena broker tersebut juga tidak mengerti apa yang dia lakukan.  Nasehat broker terkadang juga tidak bisa dipegang, contoh, “Beli BUMI ketika harganya sudah jatuh di 5000.”  Pernah dengar?

Sekuritas Online

Sekarang jamannya sekuritas online.  Sekuritas online ini mulai naik pamor pada tahun 2006.  Sebelumnya, tidak ada yang percaya dengan transaksi menggunakan komputer karena alasan keamanan.

Di sekuritas online, Anda bertransaksi dengan menggunakan komputer.  Tentu saja, Anda perlu mengerti Bahasa Inggris, dan sudah lancar bertransaksi karena tidak ada yang membimbing Anda.  Kami lebih suka sekuritas online daripada offline.

Keuntungannya, Anda bebas dari telepon broker Anda, dan bisa lebih berfokus pada pekerjaan Anda atau transaksi Anda sendiri.  Fee transaksi di sekuritas online lebih murah dan bebas tip.  Transaksi bisa dilakukan lebih cepat, dan dimana saja, tidak harus di galeri.  Anda juga bisa memantau pergerakan harga saham.  Softwarenya biasanya juga dilengkapi alat analisa teknikal dasar secara gratis.

Kerugiannya, sampai saat artikel ini ditulis, belum ada sekuritas online yang bisa memasang order stop loss dan trailing stop.  Jika Anda tidak mengerti komputer alias gaptek (terutama jika Anda sudah 50 tahun ke atas), Anda juga akan kesulitan memakai software daripada cuma telepon, “Yun, beli elsip 200 lot sekarang, nanti jual di 8000.”  Sekuritas online juga rawan salah ketik (!), order 20 lot bisa menjadi 200 lot.  Dan sekuritas online biasanya susah diutangin.

Sekarang tinggal Anda pilih, apakah Anda mau offline atau online, tergantung preferensi Anda sendiri.

Tapi sebelum Anda memilih sekuritas, Anda perlu memperhatikan tiga hal:

  1. Anda mendapat referensi dari teman/kenalan yang bisa dipercaya, yang juga bertransaksi di sana;
  2. Track record yang baik dari sekuritas bersangkutan;
  3. Pelayanan yang cepat dan optimal.

Dan, pastikan namanya bukan Sarijaya…

(Artikel ini adalah bagian dari seri Belajar Saham)

5 Comments

Post a comment
  1. Hendra Jaya #
    June 8, 2010

    Pak Dosen yth, bank mana yang menerima untuk membuka rekening sekuritas? di Timika (Papua) cuma ada 5 bank : 1). CIMB Niaga 2). Mega 3). BRI 4). Mandiri 5). BPD Papua.

  2. December 25, 2010

    Thanks pak Dosen Yth
    Jujur baru hari ini baca tentang saham”.
    murah ilmu murah rejeki….
    thanks….

  3. rizky #
    May 5, 2011

    pak ada ngk tmpt agar kita bisa belajar sekuritas lebih banyak. kalau bisa pengajarannya online.. ty

  4. fajar #
    June 13, 2011

    Thanks a lot! Ilmu yang sangat berguna! banyak sharing banyak rejeki pak!!

  5. November 28, 2011

    “Dan, pastikan namanya bukan Sarijaya…”

    hahahaha…….. hebat pak, salut !!!!

Leave a Reply

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS