Skip to content

Analisa Bursa Juni 2010 (1)

May 29th, 2010

Dosen

logo-ihsg

IHSG sudah kembali menunjukkan keperkasaannya.  Bulan Juni ini kemungkinan besar akan berlanjut ke atas level 2800, asalkan level Fibonacci 50% di 2750 bisa dilalui.

Review Mei 2010

Sebelum kita bisa maju ke depan kita harus dapat memandang ke belakang untuk menemukan kesalahan dan apa yang dapat diperbaiki.  Secara finansial, bulan Mei 2010, walaupun IHSG turun hampir 10%, tapi portofolio kami nilainya cuma turun 0.4% dari akhir April 2010.  Kami “selamat” dari kejatuhan pertama di awal Mei karena profit taking di hampir semua saham dan diikuti dengan 100% cash beberapa waktu kemudian, “kena” waktu penembusan MA50 karena masuk kembali sebagian (30%) sejak 7 Mei 2010, “kena” lagi waktu spekulasi di 2600 (tidak banyak), dan “menang” waktu penembusan MA200 (“major reversal“) di 2550.  Hasilnya?  Bulan ini kit-kitan.  Tidak cuan, pun tidak rugi.  Seharusnya kalau punya bola kristal, setelah profit taking, kami tidur saja sampai major reversal.  Kami menganggap  MA50 sudah major, apa mau dikata, IHSG maunya menyentuh MA200, dan sedikit membuat sibuk karena kerugian dan keuntungan harus dimanage, hampir setiap hari.

Major Reversal Tiba (semoga)

IHSG cuma satu hari bertahan di bawah MA200, dedengkotnya support IHSG.  Setelah itu, kembali ke atas MA200 dengan pantulan super besar lebih dari 7%, menghapus penurunan selama tiga hari.  Waktu “kena” di MA200, kami bertekad balik lagi jika tembus, dan kami lakukan.  Awalnya 20%, 30%, akhirnya di akhir hari karena resistance terus tembus (2550 – 2600 – 2650), kami 50% invested.  Hari terakhir minggu ini terjadi lagi koreksi, namun diikuti dengan kenaikan, membuat kami menambah posisi di beberapa saham bluechip lainnya.

Chart Mingguan IHSG (garis biru = MA50 mingguan):

Perhatikan bahwa volume hammer tersebut cukup tinggi.

Chart Intraday 26 Mei 2010 sesi 1 (akhirnya koreksi lebih dari 100% intraday di sesi 2 – tidak terlihat):

Perhatikan level Fibonacci (“Fib“) dimana IHSG melakukan pantulan secara teratur.  Salah satu kaidah di Fibonacci adalah jika sudah melewati 50%, maka dapat diharapkan (cukup besar kemungkinan) bahwa akan kembali ke awal trend tersebut.  Dalam hal ini, pembukaan pagi hari itu.  Di sini downtrend sudah gagal dan IHSG membentuk higher lows.

Sekarang Bagaimana?

Sekarang perhatikan chart IHSG (harian) berikut:

Kalau melihat chart di atas, artinya, kita masih berada di persimpangan jalan.  Fibonaccinya masih kami gambar downtrend (dari atas ke bawah), dan masih berada di bawah level 50%.  Kenaikan 7% dalam sehari langsung “koreksi” menembus Fib 23.6% dan 38.2%, kemudian kembali, tapi mantul dijaga Fib 23.6% dan ditutup di atas Fib 38.2%.  Sekarang jika ingin kembali ke atas (“aman”) level Fib 50% di 2750 harus tembus terlebih dahulu.  Begitu juga, resistance Fib 38.2% (di 2689) dan 23.6% (2616) tidak boleh tembus dan harus dijaga benar (ini Fib “downtrend”, jadi baca support-resistancenya terbalik).

Volume juga harus diperhatikan.  Volume kenaikan dua hari terakhir cuma “cukup“, artinya tinggi, namun perlu lebih untuk mendorong IHSG kembali ke level atas, apalagi melewati level 2750 (sekalian 2810 “super aman” kalau bisa).  Jadi kemungkinan besar kita akan perlu banyak sentimen “asing” minggu ini.  Perhatikan volume jika harga naik.  Volume kecil = swing trap, profit taking!

Kalau resistance tembus juga bagaimana? (sekali lagi, resistance justru yang di bawah ya, sedang terbalik gambar Fibnya)  Rampingkan lagi portfolio dan  incar lagi ketika level yang sama tembus lagi ke atas.  Itulah yang kami lakukan ketika sedang spekulasi atau swing trading.

Jika level 2750 berhasil tembus minggu ini, maka kami optimis posisi “aman” dan IHSG akan kembali menyentuh level tertingginya dalam dua bulan.  Kalau bisa tembus 2810, baru sangat optimis, downtrend ini telah GAGAL, dan IHSG 3000 di depan mata. Namun sampai saat ini, posisi masih “spekulasi“, melawan trend atau counter trend, walaupun level resistancenya sudah kelihatan dan tidak jauh.  Mungkin Anda bisa mulai membangun posisi kembali sedikit dengan berpegangan pada level-level Fibonacci di atas.

Tapi… kalau ternyata berbalik di 2810, jangan lupa langsung profit taking segera.  Bisa jadi ternyata masih valid downtrendnya.

Ingat, nama permainannya sampai saat ini masih:  counter-trend trading.  Berhati-hatilah jika mau ikut, pastikan Anda tahu target profit Anda dan tahu level cutloss Anda dengan pasti.

Sampai jumpa minggu depan.  Happy cuan! :)

2 Comments

Post a comment
  1. anwi #
    May 31, 2010

    Saya sangat awam dalam membaca charting,saya sering membaca pak dosen mengulas tentang MA dibawah 50 dan MA diatas 200 bisa dilihat dimana itu? mungkin ada yang bisa kasih info? Thanks

Leave a Reply

Basic HTML is allowed. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS