Tanggal 21 Juni 2010, tiba-tiba saham BUMI menjadi terlihat “sexy”, karena baru bangun. Tapi test resistance pertama di 1950 ternyata gagal. Apakah kita harus memberikan kesempatan kedua? Kita buka lagi chartnya yuk. (ditulis 26 Juni 2010, close terakhir: 1890)
Minggu lalu nggak jadi 3000 tuh! Sudahkah Anda profit taking Senin kemarin? Karena jika belum, kesempatan kedua, minggu ini!
Dia selalu bilang “Saya tidak tahu apa-apa.” (dan dia benci dasi dan TV) Tapi mungkin dia tahu sesuatu yang kita semua tidak tahu…
Trader itu hewan buas (“the beast“). Dia makan uang orang lain, terutama para newbie yang baru saja terjun ke pasar modal. Anda mau sukses di bidang ini? Berpikirlah seperti hewan buas, jangan jadi “domba” yang terus digiring ke pejagalan. Pilih dulu hewan buas favorit Anda: hiu, macan gunung, banteng, beruang, apapun yang mempunyai sesuatu yang tajam. (ada bahasan mengenai tajam nanti) Sudah? Silakan lanjutkan membaca.
Ini wake-up call untuk BUMI. (2010/06/21, 9:00 AM, previous close: 1880)
Tanpa terasa IHSG sudah mendekati level 3000. Bahkan ada yang sudah meramal IHSG akan melewati angka 3000 minggu depan. Bagaimana dengan Pojok Saham?
Analisa bursa minggu ini hanya akan meneruskan analisa bursa minggu lalu.
Konfirmasi kegagalan downtrend untuk IHSG. Tapi berhati-hatilah terhadap inflection point downtrend baru…
Ini salah satu contoh kenapa berita itu tidak berguna.
Kita sudah selesai yah bahas bahwa memang Anda harus selalu mandiri dan tidak menunggu rekomendasi dari siapapun. Sekarang kita bahas apakah main saham itu perlu keahlian atau cuma perlu keberuntungan. Apakah orang-orang paling sukses di pasar modal memang ahli dalam bidangnya (membaca chart atau membaca fundamental), atau cuma beruntung?



