Setelah ditunggu dari bulan Juni, akhirnya level 3000 tembus minggu ini dengan ditutup IHSG di level 3042 dan high di 3051. Minggu lalu kami memprediksi bahwa IHSG akan tembus 3000 minggu ini, dengan aksi profit taking di 3050. Tapi sejujurnya, di tengah jalan, aksi profit taking tidak kami lakukan, dan tidak kami sarankan juga sekarang ini, karena volume beberapa hari terakhir di atas rata-rata 50 hari dan harga terus naik, apalagi di Jumat kemarin, mengkonfirmasi ini masa bullish.
Masa ini adalah masa bullish. Profit taking pada masa bullish sama saja melawan arus. Hold, sit tight, let profit run, dengan tetap memasang trailing stop untuk menjaga profit. Analisa minggu ini dan seterusnya tidak lagi menggunakan alat prediksi, tetapi akan lebih defensif yaitu menggunakan trailing stop saja. Kita bisa saja menangkap fluktuasi waktu koreksi, tapi akan lebih sering kita kehilangan barang.
Perhatikan chart di bawah ini:

Jelas terlihat setelah pola “Bullish Wedge” sudah konfirm, sehingga resistance yang merupakan high sebelumnya yaitu 2996 (atau bulatkan saja ke level psikologis 3000) sudah menjadi support. Jadi, dengan kata lain, di sanalah Anda perlu meletakkan trailing stop Anda. (sesuaikan dengan masing-masing saham)
Volume kembali naik setelah pola “Bullish Wedge” tersebut konfirm. Inilah yang membuat kami tidak berani profit taking di 3050.
Pola “Rising Wedge” yang ada di atasnya itu sama sekali belum konfirm, karena dengan mudah digagalkan dengan kenaikan harga di minggu depan. Akan tetapi jika tidak naik, maka pola tersebut adalah pola bearish yang bisa menjadi inflection point baru. Gagalkan pola ini, maka kita aman. J
Jadi, selama IHSG masih naik, tenang saja. Jika turun pun, tetap tenang saja, asalkan tidak menembus 3000. Profit taking (“short”) segera jika menembus 3000 dengan stop loss untuk cover short di 3050.
Kami yakin Anda sudah cuan, jadi jaga baik-baik cuan Anda (dengan trailing stop). Untuk analisa saham, silakan kunjungi kami di Facebook. Sampai jumpa minggu depan.




Maaf pak dosen, terus terang saya masih bingung cara menentukan nilai Trailing stop dari IHSG di sesuaikan dengan saham yang saya pegang serta cara menentukan nilai cover short, tolong di berikan contohnya?
Terima kasih pak
Coba bandingkan chart ini pada tanggal 5 Mei:
JKSE
dengan ini:
http://finance.yahoo.com/q/ta?t=6m&l=on&z=m&q=c&p=m50&a=&c=&s=asii.jk
http://finance.yahoo.com/q/ta?t=6m&l=on&z=m&q=c&p=m50&a=&c=&s=adro.jk
http://finance.yahoo.com/q/ta?t=6m&l=on&z=m&q=c&p=m50&a=&c=&s=antm.jk
http://finance.yahoo.com/q/ta?t=6m&l=on&z=m&q=c&p=m50&a=&c=&s=inco.jk
atau
http://finance.yahoo.com/q/ta?t=6m&l=on&z=m&q=c&p=m50&a=&c=&s=bbtn.jk
ada kemiripan di sana, dimana IHSG menjadi “komando” saham-saham tersebut untuk koreksi.
untuk covernya, bandingkan di tanggal 26 Mei.