Melihat orang makan indomie memang selalu bikin orang lapar. Kemarin malam, setelah beberapa bulan tidak makan Mie Goreng, tiba-tiba saja selepas tengah malam perut terasa lapar, dan masak satu-satunya Mie Goreng yang ada di lemari dapur. Saat itu, tidak teringat saham INDF di portfolio yang belum bergerak sejak awal bulan. Eh, ternyata PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) hari ini mengumumkan kenaikan laba bersih sebenar 76,37% pada semester pertama tahun 2010, jauh melebihi perkiraan para analis dikarenakan penurunan harga bahan baku dan kenaikan harga jual mie.
Indofood membukukan laba bersih sebesar Rp1,41 triliun atau Rp161 per lembar saham, naik dari Rp799,74 milyar atau Rp91 per lembar saham satu tahun sebelumnya. Berarti, labar bersih disetahunkan adalah Rp322 per lembar saham. Dengan harga saham 4500, maka PER cuma 14x (murah!). Sebagai price-setter, INDF berada di posisi yang sangat baik untuk mempertahankan margin keuntungannya.
Informasi fundamental lebih lanjut bisa langsung Anda lihat di laporan keuangan di bawah ini (klik untuk memperbesar):
Secara teknikal, kita dapat mengharapkan terjadinya golden cross antara MA5 dan MA20, sehingga menjadikan perfect bullish secara MA, yaitu harga di atas MA5, MA5 di atas MA20, dan MA20 di atas MA50. Perkembangan volume sampai saat ini baik. Untuk support kita dapat mengharapkan support yang sangat kuat layaknya benteng di MA50-nya. Target di 5300.

Rekomendasi: BUY, entry di 4400 – 4500, stoploss di 4275, target pertama di 5300.
Disclosure: Penulis punya posisi di saham ini.




