Skip to content

Kamus

September 18th, 2010

Dosen Saham

Anda bingung bahasa yang digunakan oleh komunitas saham atau kami di Pojok Saham?  Jangan lagi, karena kami di sini akan membantu Anda mengerti bahasa saham dengan Kamus Bahasa Saham ala Pojok Saham.  Di sini akan kami daftarkan secara alfabetis kata-kata yang sering digunakan komunitas saham.  Jika ada yang ingin Anda tambahkan atau tanyakan, isikan di komentar di bawah, nanti akan kami update secara berkala.  Cara mencarinya yang mudah, tekan ctrl+f sekarang, dan ketik kata yang Anda cari.  Cobalah sekarang!

A

Akumulasi, tindakan membeli suatu saham di harga tertentu secara berulang kali, “menumpuk” saham tersebut untuk dijual nanti di harga lebih tinggi.

B

Bapepam, Badan Pengawas Pasar Modal.  Ini polisinya Bursa Efek Indonesia.

Bearish, kondisi bursa saham dengan kecenderungan (trend) turun.  Asal katanya, bear alias beruang digunakan karena saat akan menyerang, berdiri dulu sebelum menerkam ke bawah.  Ini adalah kondisi yang buruk dan dibenci oleh investor saham di Indonesia (karena tidak bisa short).  Lawannya adalah bullish.

Bid, penawaran harga yang diajukan oleh pembeli saham.  Lawannya adalah offer.

Big Caps, big capitalization, saham berkapitalisasi besar, artinya nilai saham ini besar dibandingkan dengan nilai saham lainnya di Bursa Efek Indonesia.

Bluechips, saham unggulan berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas tinggi dan penggerak pasar.  Pergerakan harganya biasanya relatif mudah diramalkan.  Ini harus mengisi bagian besar dalam portofolio Anda.  Lawannya adalah penny stock atau saham gorengan.

Break Out, gerakan harga ketika menembus resistance dengan volume cukup besar.

Broker, individu atau sekuritas yang menjadi perantara dalam jual beli saham.

Bullish, kondisi bursa saham dengan kecenderungan (trend) naik.  Asal katanya, bull alias banteng digunakan karena saat akan menyerang, menyeruduk ke depan.  Ini adalah kondisi yang baik dan sangat disukai oleh investor saham di Indonesia.  Lawannya adalah bearish.

Buyback, beli kembali, aksi emiten membeli kembali saham yang beredar di pasar.

C

Capital Gain, keuntungan yang diperoleh dari selisih jual beli dalam perdagangan saham.

Closing Price, harga penutupan pada satu hari bursa (jam 4 sore).

Crossing, transaksi jual beli yang dilakukan oleh anggota bursa yang sama.

Custody, pihak yang menyimpang surat-surat berharga yang diperdagangkan.

Cut Loss, tindakan menjual saham pada posisi merugi.

D

Delisting, penghapusan saham suatu perusahaan dari Bursa Efek Indonesia sehingga tidak dapat diperdagangkan kembali.

Derivatif, instrumen investasi turunan dari saham seperti option atau opsi.

Dilusi, pengurangan proporsi kepemilikan pemegang saham pada suatu emiten.

Disclaimer, pernyataan penolakan bertanggung jawab atas resiko investasi yang mungkin terjadi.

Diversifikasi, cara berinvestasi dengan menempatkan dana pada beragam instrumen investasi untuk meminimalisasi kerugian.

Divestasi, pelepasan atau penjualan saham perusahaan.

Dividen, pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Dual Listing, pencatatan saham pada lebih dari satu bursa contohnya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT Berlian Laju Tanker Tbk. (BLTA).

E

Earning Per Share (EPS), laba bersih per saham suatu perusahaan.

Efek, semua surat berharga yang memiliki nilai uang seperti obligasi, saham, dan unit penyertaan reksadana.

Emiten, perusahaan yang menerbitkan saham kepada masyarakat umum melalui mekanisme penawaran perdana atau IPO (Initial Public Offering).

F

Financial Statement, laporan keuangan yang diterbitkan secara berkala yang menyajikan kondisi perusahaan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan perubahan ekuitas.

Floor Trading, lantai bursa tempat berlangsungnya transaksi jual beli saham secara konvensional.  Sekarang lebih banyak digantikan Electronic Trading atau JATS.

Fluktuasi, pergerakan harga saham yang naik turun.

Forced Sell, pemaksaan jual efek saham sebagai solusi gagal bayar.

G

H

Harga Nominal, harga saham yang ditetapkan oleh emiten.

Harga Pasar, harga terakhir yang tercatat di bursa.

Harga Perdana, harga pertama kali suatu efek atau saham ditawarkan kepada publik.

Hedging, lindung nilai dengan cara memasang posisi berlawanan biasanya di pasar derivatif.

Holding Company, perusahaan induk yang memiliki saham di perusahaan lain sehingga bisa mengendalikan manajemen perusahaan tersebut.

I

Indeks, nilai sekelompok saham digabungkan dengan rasio tertentu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), indeks pergerakan harga seluruh saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Insider Trading, transaksi berdasarkan bocoran orang dalam seperti komisaris, direksi, dan pemilik saham mayoritas.

IPO (Initial Public Offering), penawaran perdana, pencatatan saham suatu perusahaan terbuka pertama kali di bursa saham dan dapat diperdagangkan oleh publik.

J

JATS (Jakarta Automatic Trading System), sistem perdagangan saham secara otomatis dengan menggunakan komputer di Bursa Efek Indonesia.  Dikenal dengan nama lain Electronic Trading.  Lawannya adalah floor trading.

K

Kapitalisasi Pasar, nilai seluruh saham suatu emiten, dihitung dengan harga saham perusahaan sekarang dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.

Kliring, penentuan hak dan kewajiban yang timbul dari transaksi.

L

Likuiditas, karakteristik suatu saham yang sangat mudah untuk diperjualbelikan.

Listed Company, sama dengan emiten.

Lot, satuan dalam perdagangan saham, yaitu 500 lembar saham.

LQ45, Liquiditas 45, indeks penggerak pasar di Bursa Efek Indonesia yang terbentuk dari 45 saham yang memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar.  Dievaluasi setiap enam bulan.

M

Manajer Investasi, pihak yang mengelola portofolio dari investor.

Market Maker, pelaku pasar yang bisa mengendalikan pergerakan harga saham tertentu.  Kata lainnya adalah bandar.

Merger, penggabungan perusahaan.

N

O

Odd Lot, perdagangan saham di bawah 500 lembar.

Offer, harga penawaran jual suatu saham oleh penjual.  Lawannya adalah bid.

Open Price, harga pembukaan suatu saham dalam satu hari perdagangan (pukul 9.30 pagi, kecuali ada pre-market).

Option, opsi atau hak untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga tertentu dalam jangka waktu yang tertentu juga, termasuk instrumen derivatif.

P

Pojok Saham, situs web tercinta Anda untuk saham.

Portofolio, sekumpulkan surat berharga (saham, obligasi, sertifikat deposito, ORI) yang diperdagangkan di bursa secara regular.

Profit Taking, aksi jual untuk ambil untung oleh investor atau trader atas sahamnya yang harganya sudah naik.  Lawannya adalah cut loss (jual rugi).

Prospektus, informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum.

Q

Quote, harga terakhir yang ditawarkan.

R

Return, imbah hasil investasi.

Right Issue, penawaran umum saham terbatas pada harga tertentu kepada pemilik saham lama.  Menyebabkan dilusi.

S

Saham, surat berharga kepemilikan suatu perusahaan terbuka yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham Bonus, penerbitan saham baru untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada pemilik saham.

Saham Gorengan, atau dikenal dengan penny stock, saham yang diperdagangkan atas dasar rumor.  Gerakan harganya tidak terkendali dan sulit ditebak.  Awas terjebak!

Saham Tidur, saham yang tidak aktif diperdagangkan.  Bisa juga dengan cepat menjadi saham gorengan.

Sekuritas, perusahaan perantara jual beli saham di Bursa Efek Indonesia.  Sama dengan broker.

Short Selling, fasilitas menjual saham tanpa memiliki sahamnya dengan menjual saham investor lain.  Jadi, jual dulu, baru beli kemudian.  Untung didapat jika harga saham jatuh.  Di Indonesia sampai saat ini resminya belum bisa.

Sideways, pergerakan harga saham yang naik atau turun sedikit saja sehingga seolah-olah berjalan di tempat.

Stock Split, pemecahan setiap unit saham sehingga menambah jumlah saham yang beredar.

Strong Uptrend, trend naik yang kuat.

Suspend, penghentian sementara pedagangan suatu saham atau bursa.

T

Trailing Stop, level jual sebagai jagaan ketika harga sudah naik. Ditaruh di support paling baru yang terbentuk. Trailing Stop gerakannya selalu naik, tidak boleh turun.

Trend, kecenderungan pergerakan harga saham atau indeks secara umum.  Ada tiga, yaitu, bullish (naik), bearish (turun), dan sideways (datar).

U

Undervalued, saham yang diperdagangkan harganya di bawah nilai wajar yang ditentukan oleh analis.

Uptrend, trend naik. Kecenderungan harga untuk terus naik.

V

W

Window Dressing, upaya mempercantik kinerja perusahaan dengan menaikkan harga saham, laporan keuangan yang biasanya dilakukan pada akhir tahun atau semester.

X

Y

Z

Ada lagi yang Anda bingung?  Tambahkan di komentar di bawah!

23 Comments

Post a comment
  1. DJ NOE #
    September 19, 2010

    Undervalued, saham yang diperdagangkan di bawah nilai asetnya.maksud kalimat ini apa,apakah nilai asetnya atau harga sahamnya di bawah nilai aset????

    • Dosen Saham
      September 19, 2010

      Artinya harganya diperdagangkan di bawah nilai wajar. Nilai wajar ini ditentukan oleh analis.

  2. suhendra #
    September 20, 2010

    Pak, saya belum paham mengenai Dividen Interim, apa perbedaannya dengan dividen tunai / final. Bagaimanakah tahap pembayarannya ke pemegang saham, apakah sekaligus atau partial ?
    Terima kasih.

    • Dosen Saham
      September 20, 2010

      Itu dividen yang diumumkan dan dibagikan SEBELUM laporan keuangan finalnya selesai dibuat. Dihitungnya dari laporan keuangan interim. Biasa dibagikan per-kuartal.

    • suhendra #
      September 23, 2010

      Maaf Pak, ada yg mau saya tanya lagi. Kalau misal dividen interim ITMG 795/saham, nah apakah kita akan dapat sejumlah 795/saham pada saat payment date-nya.
      Atau diberi sebagian misalnya 500/saham dulu dan sisanya pada saat dividen final, kalau tidak salah tahun kemarin ASII begitu ya pak?
      Tolong jelasin dong, Thanks.

  3. Ringo #
    September 20, 2010

    Pak Dosen tanya donk, apa yang dimaksud dengan TRAILING STOP, tolong berikan contoh.

    Thanks

    • Dosen Saham
      September 21, 2010

      Trailing Stop adalah level jual sebagai jagaan ketika harga sudah naik. Ditaruh di support paling baru yang terbentuk. Trailing Stop gerakannya selalu naik, tidak boleh turun.

  4. ben #
    September 21, 2010

    Pak Dosen , nanya donk : istilah break out , strong up trend , up trend dan akumulasi ….sorry nanyanya borongan neh..
    thanks

    • Dosen Saham
      September 21, 2010

      Break Out adalah istilah gerakan harga ketika menembus resistance dengan volume cukup besar.

      Strong Uptrend, trend naik yang kuat.

      Uptrend, trend naik. Kecenderungan harga untuk terus naik.

      Akumulasi, tindakan membeli suatu saham di harga tertentu secara berulang kali, “menumpuk” saham tersebut.

  5. aan dk #
    September 23, 2010

    pak bagaimana caranya kita mengetahui/menghitung harga wajar suatu saham ? thank’s

  6. putli #
    September 27, 2010

    mau nanya pak beda spec buy dan trading buy……makasih

  7. xsan #
    September 29, 2010

    pak dosen, sy newbie ni. sy barusan baca salah satu artikel di pojok saham trus nemu istilah MA2O, MA10, MA50.. tu maksude gmn? mohon penjelasannya.. terimakasih..

  8. ale #
    November 13, 2010

    kwartal??
    retail trader/investor?? (lawannya apa??)

    thnx

  9. Ellyn #
    November 20, 2010

    Pak Dosen, Target Price apa pasti tercapai tiap akhir tahun? Bgmn kecenderungannya untuk masing2 saham terutama yang Blue chip? Salam

  10. Monas #
    December 16, 2010

    Mau nanya nih, Technical Rebound apa yah artinya?

    Saya senang bisa nemu website ini, bisa belajar tentang saham dimana gaya bahasanya mudah dimengerti, semoga jaya selalu.

    Thank you,

  11. alex #
    December 27, 2010

    Mau tanya,
    1. Berapa kira-kira IPO Garuda Indonesia di bulan Februari 2011 yang pantas?
    2. Bagaimana cara membeli IPO tesebut? apakah harus per lot atau bagaimana?

    terima kasih

  12. January 24, 2011

    Assalamualaikum, pak dosen. Saya masih sangat awam untuk mengetahui harga saham minimal pada setiap perusahaan yang TBK pak?dan bagaimana caranya untuk beli saham tersebut?terima kasih pak

  13. edy gunarto #
    April 12, 2011

    bgmn cara menilai Nilai Saham Di Bawah Harga Pasar;
    apakah saham yg bernilai di bawah harga pasar pantes utk dikoleksi
    Trimksh seblumnya Pak Dosen

  14. erica #
    April 13, 2011

    pak dosen kalo saham defensif maksudnya apa ya??trims

    • Dosen Saham
      April 20, 2011

      betanya kurang dari beta IHSG. maksudnya kira2 kalau IHSG naik/turun banyak, dia naik/turun sedikit.

  15. Nostra #
    May 30, 2011

    Pak, Real Valuation dan Valution maksudnya apa ya ? pengaruhnya jika beli yg valuationnya 50% apa ? Lalu capping itu sendiri maksudnya apa ?
    thks. ya Pak

  16. rajim laymond #
    July 19, 2011

    Tolong di jelaskan yg di maksud dengan “Koreksi”, “Koreksi Pasar”, “Koreksi Harga”, dan “Koreksi lainnya yang berhubungan dengan Saham dan Investasi

    Terima Kasih

Leave a Reply