Selamat pagi! Dow dini hari tadi berhasil ditutup naik hampir 3% ke level 11.176, di tengah-tengah gempa dan berita ekonomi yang kurang baik. Nah, ini yang ditunggu. Jika reaksi Dow sudah terbalik terhadap berita ekonomi yang buruk, maka trend sudah mulai recovery.
Bagaimana IHSG? Tentu akan naik juga. Nikkei masih naik walaupun Moody’s mendowngrade debt rating Jepang ke Aa2.
Tampaknya hari ini kita akan melihat “ijo royo-royo” bukan hanya di IHSG, tapi di bursa seluruh dunia seperti kemarin. Pastikan kamu bergabung dengan pestanya.
Resisten 3900 tampaknya sebentar lagi tertembus, menyisakan level 4020 sebagai resisten berikutnya. Support di 3700 dan 3850.
Perhatikan pergerakan saham-saham unggulan di sektor konsumer dan perbankan yang akan naik terlebih dahulu seperti ASII, INDF, BBCA, BBRI, BJBR, dan sektor tambang dan energi ADRO, dan MEDC.
Happy trading!
Selamat sore. IHSG ditutup naik 1% ke level 3880, masih dalam tahap perbaikan trend dan bersiap menembus resisten 3900, lagi-lagi karena Dow Fut naik di atas 1% dan Eropa dibuka positif. Besok kita lihat berhasil tidak IHSG menembus 3900? Melihat “kuda-kuda” yang diambil oleh ASII hari ini, sepertinya besok akan menjadi hari yang “agak heboh”.
Kadang semua berjalan sesuai rencana…jadi enjoy the show saja.
Presiden S&P, Mr. Deven Sharma mengundurkan diri. Bagus. Saya pikir memang S&P sudah melakukan kesalahan besar menurunkan rating kredit US dan men-trigger gejolak pasar finansial. Harusnya rating US tetap AAA.
Closing result: ASII (-0,7%), INDF (+4,7%), BBCA (+2,6%), BJBR (+0,0%), ADRO (+1,1%), MEDC (2,1%).
Selamat pagi! Setelah kemarin IHSG terselamatkan dari level 3700-3800 karena regional yang tiba-tiba berbalik, pergerakan IHSG hari ini tampaknya masih juga akan dipengaruhi oleh faktor regional. Pagi ini Nikkei, Kospi, All Ord dibuka positif, dengan yang lainnya masih flat, namun cenderung di teritori positif.
Yang diperhatikan oleh banyak trader hari ini adalah Dow yang kemarin bergerak liar dari naik lebih dari 200 poin, ditutup cuma naik tipis 37 poin di level 10.854. Tapi kalau menurut saya, asal Dow masih di atas 10.700, bagi saja saya sudah “cukup”, setidaknya akan membuat IHSG flat.
Untuk support IHSG masih bisa diambil 3700 dan resisten 3900. IHSG memberikan sinyal positif jika ditutup (melanjutkan pergerakan kemarin) di atas level 3850.
Perhatikan pergerakan saham-saham konsumer dan perbankan seperti ASII, INDF, BBCA, BJBR, juga saham pertambangan seperti ADRO dan MEDC yang ada kemungkinan menanjak setelah berita Libya.
Happy trading!
Selamat sore. IHSG ditutup flat -0.08% di level 3839 setelah sebelumnya sempat mencoba range 3700-3800 yang ternyata tidak bertahan sampai sore. Hasilnya? Hammer lagi (dengan kaki cukup panjang). Support tampaknya sudah jelas terlihat di 3700-3800. Tentu dalam trading model apapun, tidak salah untuk membeli di dekat support, karena resiko memang sudah terbatas.
Katalisnya adalah market regional yang tiba-tiba berbalik cenderung positif karena berita treasury US mulai pricing QE3. Jadi, September Ceria nih kayanya…
Selamat pagi! Minggu terakhir sebelum lebaran ini ada kejutan apa lagi ya? Pasar memang selalu menyimpan ketidakpastian. Namun dibalik volatilitas tersebut juga tersimpan kesempatan.
Kemarin IHSG memang ditutup turun, tapi jika kita melihat penutupan sebelumnya, ternyata tidak terlalu jauh dari penutupan “hammer” minggu sebelumnya. Volatilitas ini cuma mempengaruhi trader yang beli bukan di koreksi, tapi di harga atas. Memang lebih baik membeli di koreksi di masa volatile sekarang ini.
Pagi ini regional dibuka membaik, akan ada chance technical rebound hari ini.
Keep your buy point low.
Happy trading!
Weekly chart IHSG:
IHSG hari ini ditutup merah membara -4,43% ke level 3842 dengan motor penurunan ASII turun -9.1% dengan closing 66100. In one word: ”Wow!”
Melewati semua analisa dan support sekaligus dalam satu hari! Berbahaya sekali. Berita yang menyebabkan hal ini disinyalir adalah karena Morgan Stanley menurunkan proyeksi return MSCI Indonesia (fund Indonesia yang trading di Amerika) dari 13% hingga akhir Desember 2011 menjadi cuma 1%. (Sumber: Bloomberg).
Selamat pagi! Sebelum libur 17 Agustusan kemarin, IHSG ditutup hampir flat -0,17% ke level 3953 setelah sempat gagal menembus level 4000, dimana IHSG tertahan di high 3996. Begitu juga Dow kemarin malam juga ditutup hampir flat +0,04% di level 11410 setelah sebelum melakukan wildswing hampir 1% di kedua arah. Tampaknya pasar sedang berkonsolidasi dan bingung menentukan arah apakah mau naik atau turun.
Tapi, bukankah itu normal dalam suatu pasar modal?
Perhatikan level support 3950-3900-3800 dan resistance kuat 4000. Jika pasar support testing dan memantul minggu ini, bisa dijadikan tempat untuk mengambil posisi bagi yang ketinggalan. IHSG tampaknya akan melakukan sideways sebesar 200 level, membuka peluang juga bagi yang mau melakukan swing di level support-resistance. Konfirmasi untuk uptrend baru terlihat jika IHSG bisa menembus resisten 4000.
Happy trading!
Minggu lalu saham bergerak liar, namun IHSG (close 12/8: 3890) ditutup hampir mendekati open hari Senin, sehingga membentuk a beautiful hammer (dengan kaki panjangnya) pada chart mingguan dengan support trendline dan 3700.
Apart from whatever happens outside Indonesia’s market, it seems like, technically IHSG loves to get a correction of a round number of 500, as shown in the May 2010 correction (3000 to 2500) and January 2011 triple tops correction (3800 to 3300), before climbing to new high.
Apapun yang terjadi di “luaran sana”, tampaknya secara teknikal IHSG suka sekali koreksi dengan angka bulat 500, seperti terlihat di koreksi Mei 2010 (3000 ke 2500) dan koreksi triple top Januari 2011 (3800 ke 3300), sebelum mencetak rekor harga baru.
“So what?” Lalu kenapa? Mungkin itu pikiran Dow mengenai perdebatan sengit (politis) yang terjadi di Washington sekarang ini, terutama mengenai limit kredit (debt ceiling). Tapi sebelum menarik kesimpulan, kita review dulu sedikit mengenai apa sebenarnya yang diperdebatkan.





