Skip to content

Posts from the ‘Artikel’ Category

Time To Go Fishing?

December 28th, 2011

Dosen

Saya beberapa waktu ini tidak update web maupun Twitter.  Tampaknya yang mencoba menghubungi saya melalui email juga saya cuekin… Bukannya saya sombong, tapi bulan Desember ini saya memang sangat sibuk dengan “urusan lain”.  Kira-kira setelah lewat tanggal 16 Desember, saya sudah “nyerah” mengharap adanya window dressing yang ternyata cuma terjadi di saham-saham konstruksi (PTPP, TOTL, WIKA).  Sudah deh, saya pikir. Tahun ini memang bukan tahun yang baik untuk trading.

Kalau dipikir-pikir, memang banyak target saya yang tidak tercapai tahun ini di dunia trading.  Mungkin karena saya sendiri kurang fokus.

Jesse Livermore pernah berkata bahwa trading adalah pekerjaan full time, dimana trader atau spekulator itu harus mengabdikan seluruh dirinya ke dalam pekerjaannya (trading).  Sungguh benar sekali kata-kata tersebut.

Saya pikir saya sudah cukup berpengalaman untuk terbang dengan “auto pilot”, trading “sistem” tanpa terlalu mengindahkan “discretionary”.  Well, saya salah.  Frost dan Pretcher juga pernah menulis, ketika investor terbiasa dengan cara trading tertentu, waktu itulah market berubah.  Kalau dimasukkan ke wave, wave 2 dan wave 4 akan berbeda bentuknya.

IHSG saat ini sendiri masih berada di posisi sideways dengan volume sangat rendah.  Saya akan menunggu tembusnya resisten 3800 baru agresif.  Sementara ini posisi saya masih cenderung defensif dan saya tidak berharap banyak.

Selamat Hari Natal bagi yang merayakan, dan Selamat Tahun Baru 2012.

Semoga tahun depan membawa berkah yang lebih besar bagi kita semua.

Uncle Ben’s “Operation Twist”

September 22nd, 2011

Dosen

INI adalah jaman central bankers.  Setelah The Fed menelurkan QE1 dan QE 2 yang membuat harga-harga di pasar ekuitas melonjak drastis, kali ini Ben membuat stimulus baru: sesuatu yang disebut oleh pasar sebagai “Operation Twist”.

Sebenarnya, pasar sudah mengharapkan stimulus ini sejak seminggu yang lalu.  Berita dan analisa telah menunjuk setidaknya ada 2 dari 3 chance akan diumumkan Operation Twist.  Apa itu Operation Twist?  The Fed akan membeli US$400 milyar treasury bond yang akan jatuh tempo dalam enam tahun sampai 20 tahun sebelum Juni 2012, sambil menjual jumlah yang sama treasury bond dengan jatuh tempo tiga tahun atau kurang.  The Fed juga akan mempertahankan posisinya di pasar kredit perumahan (mortgage).

Pasar mengharapkan Operation Twist sebesar US$300 milyar, Uncle Ben memberikan US$400 milyar.  Di tengah tekanan dari Kongres, terutama Partai Republik, yang melalui surat meminta The Fed untuk tidak melakukan apapun karena dituduh tidak berguna, Uncle Ben tetap meluncurkan kebijakannya.

Well, sebenarnya aksi The Fed telah sesuai dengan ekspektasi pasar.  Tapi, kenapa Dow kemarin tetap turun 2%?  Reaksi di pasar obligasi sudah menunjukkan pasar berusaha mendahului gerakan The Fed dan membuat yield bond turun.

Kami berpandangan bahwa tampaknya pelaku pasar masih tertuju pada krisis Eropa, terutama ancaman default Yunani.  Uncle Ben telah melakukan apa yang bisa dia lakukan, dan tidak mengecewakan pasar.  Sekarang giliran “troika” Eropa: ECB, EU, dan IMF.

Ekonomi dunia membaik, masalahnya di Asia termasuk Indonesia, bank-bank Eropa sedang mencari pendanaan di Asia.  Jika pendanaan berupa obligasi ber-yield tinggi, bisa saja akan terjadi balancing portfolio antara saham dan obligasi, dimana investor institusional menjual saham untuk meminjamkan uang pada mereka.  Beberapa bank Eropa seperti BNP Paribas juga sedang mencari likuiditas dengan menjual aset equity mereka di Asia.  Karena harga-harga di BEI sudah cukup tinggi, mereka melakukan aksi profit takingEither way, it doesn’t look very good as of now.

(Photo credit: AFP)

Pengaruh Kurs Rupiah Terhadap Saham

September 17th, 2011

Dosen

rupiah-dollar

SAAT pasar modal dunia menemukan support, baik Amerika (Dow) maupun regional, termasuk IHSG yang sudah tertahan di kisaran 3700, muncul isu baru, ini:

Read more

Euro Mendaki Gunung Olympus

September 7th, 2011

Dosen

euro-logotype

YUNANI adalah sumber peradaban Barat.  Yunani (Greece) jugalah sumber sakit kepala yang menyelimuti petinggi-petinggi moneter di Eropa saat ini.  Bagaimana tidak, hutang yang dikeluarkan negara tersebut untuk mendanai pengeluaran negara yang super boros dan memiliki defisit sangat besar, baru diketahui pada tahun 2010.  Sebelumnya, selama bertahun-tahun pemerintahan Yunani dengan sengaja memalsukan laporan keuangannya sehingga defisit yang ada tidak terdeteksi sebelumnya.  Defisit dari pemerintah mencapai 15% GDP dan swasta mencapai 120% GDP.  Artinya, semua pendapatan kotor dari warganya kalau dijumlah selama setahun belum menutupi defisit tersebut, dengan asumsi semua warganya berproduksi tapi tidak makan dan tidak minum, tidak mengkonsumsi apapun dan bahan baku dari dewa-dewa di Olympus.

Read more

Is Stock Trading A Zero Sum Game?

September 3rd, 2011

Dosen

???? Vol.57 ????????

Beberapa hari ini saya baru saja main-main ke situs Kaskus atas referral teman saya.  Katanya sih, di sana banyak sekali rekomendasi yang OK dan saya juga sedang mencoba meriset apakah ada fenomena Kaskus Bounce ala Cramer Bounce di Indonesia.  Tapi ketika di sana saya melihat diskusi tentang Zero Sum Game, dan saya memutuskan berkomentar.

Kita tahu bahwa di luar sana ada channel TV yang bernama CNBC, yang menyiarkan berita finansial siang-malam dan merupakan channel yang disetel di 10 dari 10 brokerage house di dunia.  Penetrasi pasarnya 100%.  Beberapa market guru bahkan menyebut CNBC sebagai goldmine.  Dan beberapa orang memang menganggapnya goldmine dengan mengikuti apapun yang Cramer katakan.  Itu sudah pernah saya bahas.

Yang menarik untuk dibahas saat ini adalah tentang Stock Trading sebagai Zero Sum Game.  Zero Sum Game artinya adalah permainan dengan jumlah nol.  Contohnya kalau kamu dan saya main lempar koin.  Kamu mempunyai seratus ribu rupiah dan saya seratus ribu rupiah.  Total (sum) – nya dua ratus ribu rupiah.  Nah, dua ratus ribu rupiah itu saja yang kita perebutkan.  Peraturannya sederhana: setiap muncul kepala, kamu memberi saya sepuluh ribu.  Setiap muncul ekor, kamu mendapat sepuluh ribu dari saya.

Let’s Play A Zero-Sum Game

Misalkan lemparan pertama muncul ekor, maka saya memberikan sepuluh ribu untuk kamu.  Uang kamu bertambah sepuluh ribu , jadi seratus sepuluh ribu, dan saya berkurang sepuluh ribu, jadi sembilan puluh ribu.  Dalam matematis, yang kita lakukan adalah: +10.000 - 10.000 = 0.  Jumlahnya nol.  Kalau di excel: =SUM(+10000,-10000) akan menghasilkan 0.

Zero sum game.  Setiap ada yang untung salah satu dari kita, pihak yang lainnya rugi.

Dan jika dikaitkan dengan isi kepala kamu dan saya: yang untung adalah pihak yang pintar, sedangkan yang rugi adalah pihak yang bodoh.

Tolong baca sekali lagi kalimat di atas…

Sudah?  Apakah kamu menemukan ada sesuatu yang ganjil dengannya?

Sekarang kita kembali ke permainan lempar koin.  Akan ada 50% kesempatan untuk keluar kepala dan 50% kesempatan untuk keluar ekor, apakah ada pengaruhnya jika saya memilih kepala atau ekor jika kesempatan saya sama-sama 50%?  Apakah intelek benar-benar ada pengaruhnya?

Saya pikir orang yang intelek akan walk-out dari permainan itu, karena memang tidak ada yang akan untung.

Masalahnya, trading menarik banyak orang, dan beberapa darinya bahkan intelek (saya membaca buku dari Ph.D. tentang trading).  Ph.D. dengan tidak memperhatikan bahwa akronim humornya adalah Permanent Head Damage, adalah orang pintar, profesor, doktor, S3.

Apakah jika saya untung, pasti ada pihak lain yang rugi?  Kalau kita tanyakan saja ke mahasiswa saya, jawabnya: belum tentu.

Trading itu mengenai rencana.  Ketika kita action menurut rencana kita, maka kita trading.  Contoh ketika saya berencana untuk speculative buy saham X sambil menunggu closing gap.  Saya beli saham X ketika hammer di 200, ada gap di 220.  Ketika gap tertutup, saya jual, mengantongi keuntungan 10%.  Apakah yang mengambil saham X di harga 220 rugi?  Belum tentu… Ketika gap tertutup, PT X mengumumkan laporan keuangan yang sangat baik dan deviden 5% dengan cum-date dua bulan ke depan.  Saham X naik ke harga 250.  Saya sudah untung 10%.  Yang membeli saham X dari saya juga untung, plus deviden.

Zero Sum Game?

Pikirkan lagi…

Dikaitkan dengan intelek?  Dalam permainan dengan kadar “hoki” seperti trading?  Yang saya tahu:  yang pintar belum tentu untung, dan yang bodoh belum tentu rugi.  Itulah indahnya trading.

Kamu setuju?

Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin

August 28th, 2011

Dosen

Good Morning 19/8

August 19th, 2011

Dosen

Selamat pagi. Dow kembali jatuh -3,68% ke 10990. Kemarin IHSG ditutup menguat 1,7% ke level 4020 di tengah pasar global yang jatuh 2%.

Kemarin, pasar modal Indonesia memang yang paling kuat di dunia. Return dari bursa ini dibandingkan dengan tetangga-tetangganya apalagi Dow sangat tinggi. Memang, di level 4020 seperti sekarang ini, PER sudah sangat tinggi. Tapi…on the flipside, PER tinggi justru berarti bahwa BEI sedang dalam full bullish mode. Penembusan retracement 50% “dip” ini dan level resisten 4000 kemarin sudah menjadi konfirmasi bahwa IHSG masih kuat, cuma memang terganggu bursa regional yang volatile. Bukan berarti IHSG hari ini tidak boleh koreksi dan volatile. Volatility is the name of the game di pasar modal. Setiap koreksi (apalagi besar), cukup disikapi dengan buy on weakness di level support.

Happy hunting!

Go Premium #2

August 16th, 2011

Dosen

Download PDF Brochure (295 KB)
Read more

5 Guns N’ Roses Soundtrack For Your Trading

August 13th, 2011

Dosen

gnr-logo

Guns N’ Roses adalah grup rock cadas era 90-an, dimana gitar listrik, celana kulit ketat, dan rambut gondrong.  Sejaman dengan Wall Street angkatan pertama (1987).  Dengan personel Slash dan Izzy Stradlin (duel gitar), Axl Rose (vokal), Duff McKagan (bass) and Steven Adler (drum), mereka membawa rock n roll kembali ke chart musik dunia yang dulu (seperti 2011) dikuasai oleh pop.  GNR disukai karena membawa musik rock cadas dengan warna yang bluesy.

Guns N’ Roses telah menemani trader generasi sebelumnya dalam trading, dengan lagu-lagunya yang menjadi soundtrack trader di seluruh dunia.  Pojok Saham memilih lima lagu GNR paling populer dan menyusunnya dalam daftar di bawah untuk menemani hari trading kamu.  So, let’s start with…
Read more

Pedagang Buah

June 8th, 2011

Dosen

fruit-seller-de

“Trader” kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia, artinya pedagang.  Karena trader sebenarnya disiplin ilmu yang lumayan baru di Indonesia, untuk menjadi pedagang, kita perlu belajar ke pedagang yang sudah duluan ada, misalnya pedagang buah.

Read more