<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pojok Saham &#187; Informasi</title>
	<atom:link href="http://pojoksaham.com/category/artikel/informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pojoksaham.com</link>
	<description>Catatan dari Meja Trading</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Apr 2012 05:04:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2011/08/28/selamat-idul-fitri-mohon-maaf-lahir-batin/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2011/08/28/selamat-idul-fitri-mohon-maaf-lahir-batin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 04:51:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=1943</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin oleh Pojok Saham<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/28/selamat-idul-fitri-mohon-maaf-lahir-batin/">Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2011/08/Selamat-Idul-Fitri.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1944" title="Selamat Idul Fitri" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2011/08/Selamat-Idul-Fitri.jpg" alt="" width="500" height="350" /></a></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/28/selamat-idul-fitri-mohon-maaf-lahir-batin/">Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2011/08/28/selamat-idul-fitri-mohon-maaf-lahir-batin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Good Morning 19/8</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 01:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi. Dow kembali jatuh -3,68% ke 10990. Kemarin IHSG ditutup menguat 1,7% ke level 4020 di tengah pasar global...<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/">Good Morning 19/8</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat pagi. Dow kembali jatuh -3,68% ke 10990. Kemarin IHSG ditutup menguat 1,7% ke level 4020 di tengah pasar global yang jatuh 2%.</p>
<p>Kemarin, pasar modal Indonesia memang yang <strong>paling kuat</strong> di dunia. Return dari bursa ini dibandingkan dengan tetangga-tetangganya apalagi Dow sangat tinggi. Memang, di level 4020 seperti sekarang ini, PER sudah sangat tinggi. Tapi…on the flipside, PER tinggi justru berarti bahwa BEI sedang dalam <em>full bullish</em> mode. Penembusan retracement 50% &#8220;dip&#8221; ini dan level resisten 4000 kemarin sudah menjadi konfirmasi bahwa IHSG masih kuat, cuma memang terganggu bursa regional yang <em>volatile</em>. Bukan berarti IHSG hari ini tidak boleh koreksi dan <em>volatile</em>. <em>Volatility</em> <em>is</em> <em>the</em> <em>name of the game</em> di pasar modal. Setiap koreksi (apalagi besar), cukup disikapi dengan <em>buy on weakness</em> di level support.</p>
<p><em>Happy hunting!</em></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/">Good Morning 19/8</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2011/08/19/good-morning-198/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Go Premium #2</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Aug 2011 12:01:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[premium]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=1841</guid>
		<description><![CDATA[Open Registration for Pojok Saham Premium #2<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/">Go Premium #2</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/"><img class="size-medium wp-image-1977 alignnone" title="pojok-saham-premium-2-2" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2011/08/pojok-saham-premium-2-2-300x212.jpg" alt="" width="300" height="212" /></a></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2011/08/Pojok-Saham-Premium-2.pdf">Download PDF Brochure (295 KB)</a><br />
<span id="more-1841"></span></p>
<p>Bulan April 2011 yang lalu saya memulai terobosan baru dalam dunia pasar modal&#8230; saya mencoba membagi ilmu <em>trading</em> yang saya punya kepada orang-orang yang mau mempelajarinya.  Kapasitas kelas dibatasi hanya 32 orang dan ternyata <em>fully-booked</em>.  Ternyata minat trader Indonesia untuk belajar itu besar!  Beberapa trader yang mengetahui <em>last minute</em> langsung mendaftar.  Beberapa benar-benar tidak bisa saya terima karena saya takut coaching tidak berjalan maksimal jika jumlah peserta terlalu banyak.</p>
<p>Saya berharap waktu yang kita investasikan bersama di <em>coaching</em> selama tiga bulan ini bisa membawa manfaat seumur hidup.</p>
<p>Kelas premium angkatan pertama sudah selesai.  Feedback yang berlangsung sehari-hari baik sekali.  Bukan cuma profit, ketenangan dan ketajaman analisa ternyata memang bisa dipelajari.  Saya membagi sebuah sistem trading pada angkatan pertama. Selama kelas berlangsung, sistem ini hasilnya masih sedang-sedang saja, tapi saya yakin, dalam jangka panjang, jika sistem ini dilakukan dengan konsisten, pasti akan sangat menguntungkan.</p>
<p>Sekarang, berbekal pengalaman saya coaching ke-32 trader tersebut, saya berniat membuka kelas baru, <strong>angkatan kedua</strong>.</p>
<p><del>Batas waktu pendaftaran hingga 31 Agustus 2011</del> Pendaftaran diperpanjang dan diterima selambat-lambatnya tanggal 16 September 2011; dengan sistem <em>first come, first served</em>.  Jika kelas sudah penuh, maka uang pendaftaran akan saya kembalikan kepada pengirimnya secara utuh.</p>
<p>Penawarannya masih sama seperti angkatan pertama:</p>
<div>
<ol>
<li><strong>Trading Course</strong> selama tiga bulan;</li>
<li><strong>System Trading</strong> Made Especially For Indonesia Market (Sistem Trading Khusus Pasar Indonesia);</li>
<li><strong>Mentoring</strong>, kamu bisa bertanya ke saya tentang apa saja mengenai trading, dan pelajarannya akan kita bahas per item secara detail;</li>
<li><strong>Action Plan</strong>, setiap saya mau trading saya selalu buat rencana trading terlebih dahulu.  Ini akan saya sharing <em>sebelum</em> saya trading.  Dari sini belajar pola pikir dan <em>decision making tree</em> dari seorang trader;</li>
<li><strong>Follow Me</strong>, isi portofolio saya akan saya beritahukan kepada kamu (biasanya &lt;=10 saham).  <em>Learning by watching</em>;</li>
<li><strong>Portfolio Analysis</strong>, jika kamu sudah punya portfolio, dalam masa transisi, saya akan memberikan saran pengelolaan portfolio tersebut;</li>
<li>Kesempatan untuk menjadi trader handal.</li>
</ol>
<p>Kelas ini akan berlangsung selama tiga bulan, <strong>hingga 30 November 2011</strong>.</p>
<p>Komunikasi akan sepenuhnya kita lakukan melalui email.  Sekarang ini email bisa dihubungkan ke handphone, sehingga tidak menutup kemungkinan komunikasi selama <em>trading day</em> berlangsung tetap bisa jalan.  Saya trading dengan aktif, sehingga update market biasanya saya kirimkan tepat pada waktunya.</p>
<p>Jika kamu belum berpengalaman di pasar modal, kursus ini sangat baik karena akan sangat mempersingkat <em>learning curve</em> dalam waktu tiga bulan saja.  Bayangkan berapa banyak biaya &#8220;sekolah&#8221; yang bisa kamu hemat untuk &#8220;belajar&#8221; di sana, baik dari segi waktu, tenaga, maupun <em>modal</em> yang tersedot.  Pasar modal adalah dunia yang keras dan hanya sedikit yang bisa <em>survive</em>.  <em>Cepat atau lambat</em>, kamu akan mengetahuinya.</p>
<p><strong><em>Action sekarang dan mulai belajar!</em></strong></p>
<p>Investasi untuk paket kursus ini hanya <strong>Rp880.000,- (Delapan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah Saja).  </strong>Penawaran ini terbatas untuk <del>32</del> <strong>28 orang</strong> (sudah terisi sebagian dari <em>pre-opening</em>).</p>
<p>Pembayaran dapat dilakukan ke <strong>Rekening BCA No.7630054413 a.n. Jovita</strong>.  Sertakan angka unik pada pembayaran kamu dan email ke saya untuk konfirmasi pembayarannya.  Saya akan proses dan konfirmasi selambat-lambatnya dalam 2&#215;24 jam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>&#8220;If you think education is expensive, try ignorance.&#8221;</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em></em></strong>~Derek Bok, President of Harvard</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beberapa pertanyaan yang sering muncul:</p>
<ol>
<li><strong>Berapa modal minimal trading?</strong>  40-50 juta.  Kenapa?  Diversifikasi.  Return konsisten didapatkan dengan diversifikasi resiko.</li>
<li><strong>Kalau modal saya tidak cukup?</strong>  Asalkan niat belajar, sebenarnya bisa.  Cuma return tidak bisa maksimal.  Lebih baik jika modal sudah ada.</li>
<li><strong>Saya tidak punya waktu memantau pasar.</strong>  Dengan sistem saya, pasar tidak perlu dipantau setiap menit, cukup <em>end of day</em> saja (jam 15.30-16.00).  Analisa yang kita lakukan semuanya <em>setelah pasar tutup</em>.</li>
<li><strong>Saya sudah trading 2 tahun tapi masih rugi, boleh ikut?  </strong>Tentu bisa!  Kamu punya modal dan punya <em>stake</em> di pasar modal, tapi mungkin belum punya ilmu atau sistem yang bisa kamu percaya.  Kamu mungkin membaca website ini berharap mendapatkan itu, tapi sayangnya agak sulit kalau saya tidak bisa memantau perkembangan kamu.</li>
<li><strong>Saya mau main swing</strong>.  Saya bukan swinger, lebih ke position trader (momentum sebagai bonus).  Jadi style saya position/momentum.  Kalau horizon kamu jangka yang terlalu pendek (intraday/jigobur), harap dicatat kursus ini arahnya ke position trading dulu.</li>
</ol>
<p>Kalau ada pertanyaan lainnya, silakan isikan di komentar di bawah atau email saya di <strong>premium@pojoksaham.com</strong> .</p>
</div>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/">Go Premium #2</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2011/08/16/go-premium-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Pengalaman “Eyang”</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/07/31/belajar-dari-pengalaman-%e2%80%9ceyang%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/07/31/belajar-dari-pengalaman-%e2%80%9ceyang%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 05:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[profil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=1197</guid>
		<description><![CDATA[Anda kenal orang ini?  Kalau belum, kenalan yuk! Soeratman Doerachman atau akrab dipanggil Eyang Ratman (&#8220;ER&#8221;) adalah founder mailing list...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/07/31/belajar-dari-pengalaman-%e2%80%9ceyang%e2%80%9d/">Belajar Dari Pengalaman “Eyang”</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda kenal orang ini?  Kalau belum, kenalan yuk!</p>
<p><span id="more-1197"></span></p>
<p><strong>Soeratman Doerachman</strong> atau akrab dipanggil Eyang Ratman (&#8220;ER&#8221;) adalah founder mailing list J-Club yang bisa diakses melalui <a href="mailto:junior_trader@yahoogroups.com" target="_blank">junior_trader@yahoogroups.com</a>.  J-Club merupakan salah satu milis saham yang cukup aktif dan isinya banyak trader pemula dengan tujuan untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.  J-Club juga aktif mengadakan berbagai pelatihan saham, yang disebut Kursus Dasar Trading (&#8220;KDT&#8221;).</p>
<p>Kali ini beliau melalui status <a href="http://bit.ly/eyangr" target="_blank">facebook</a>-nya menceritakan mengenai pengalamannya nyungsep.  Ikutilah di bawah ini.</p>
<blockquote><p>Satu teman tanya apa saya pernah nyungsep atau tidak. Nanti saya ceritain bagaimana saya pernah nyungsep di rimba yg sangat berbahaya. Tunggu tanggal mainnya…</p>
<p>Ceritanya mulai. Sekitar 12 tahun yg lalu saya pernah nyungsep di Hongkong Spot Market Index yg kalau para mahasiswa newbie trader tau jumlah nyungsepnya past akan bilang &#8220;gile ER. Masa segede itu?&#8221;</p>
<p>Tanpa harus menyalahkan brokernya, saya percayakan seluruh dana kepada broker. Saya baru sadar setelah broker saya minta nambah terus modalnya. Ternyata setelah saya tahu ilmunya, broker saya tersebut melakukan average down di waktu harga melawan. Sekarang untuk trading saya PANTANG MELAKUKAN AVERAGE DOWN.</p>
<p>Nah yang ini cerita di lapangan golf sebelum krisis moneter 1997.  Kita lagi seneng-senengnya saham maklum saya juga menyiapkan perusahaan dimana saya bekerja untuk Go Public.  Di bilang Bank Niaga akan melakukan corporate action dan bagus. Beli BNGA Rp 500.  Kira-kira 10 tahun yg tahun 2000 harganya tinggal 35.  Hihihi.  Sibuk kerja tidak pernah monitor tau-tau udah jeblok</p>
<p>Yang ini cerita gorengan. Sekitar tahun 2004 untung besar saya di BMRI hampir habis oleh CNKO. Nafsu3x. Waktu itu saya sdh menguasai benar apa itu FA apa itu TA</p>
<p>Rekasadana saya di Mandiri dari untung menjadi buntung karena tidak sempat redeem waktu terjadi krisis Reksadana. Kerugian tertutup oleh Reksadana di Danareksa, Batavia dan Nikko Sekuritas.</p>
<p>Dulu saya sering bimbang didalam melakukan cut loss hanya untuk kerugian bertambah dalam dan saya saat ini pantang untuk mengulanginya waktu stop loss saya tersentuh.</p>
<p>Pengalaman lain. Saya pernah untung besar di BNBR dan TRUB karena salah mencet keyboard. Lotnya bertambah nolnya. Kebetulan harga mengikuti keinginan saya. Keliru membawa nikmat . tapi bayangkan jika kebalikannya bisa-bisa jantungan.</p>
<p>Nah anda-anda sekarang belajar dari orang yg pernah nyungsep dan mecoba memperbaiki kesalahannya dan berusaha kesalahan ini tidak terulang oleh Anda. Semua itu saya alami dalam perjalanan saya di pasar modal dari tahun 1990 s/d sekarang.</p>
<p>Saya belajar teknikal secara serius setekah saya nyusep berat di Hongkong Spot Market Index. Bealajar Fundamental secara lengkap selama saya menjabat di perusahaan karena saya selalu berkecimpung dengan laporan Rugi Laba, Neraca dan Cash Flow. Belajar valuasi di Washington DC.</p>
<p>Selama menjabat menjadi Pimpinan persiapan Go Public Perusahaan dimana saya bekerja, saya belajar di BEI dari pak Nyoman Tjager, Rini Suwandi, Kuntoro Mangunsubroto serta Erry Riayana (bekas pejabat KPK) waktu Pak Kuntoro dan Pak Erry berhasil membawa PT Tambang Timah go public.</p>
<p>Maaf ini bukan nyombong tapi hanya memerlihatkan saya serius belajar. Karena di Indonesia tidak ada saya belajar TA secara online ke Amerika termasuk belajar Elliott Wave. Untuk itu saya membayar puluhan juta. Ilmunya saya turunkan kepada Anda.</p>
<p>Nah semua sudah saya ceriterakan mulai dari pengalaman nyangkut, bagaimana saya mempersiapkan diri, bagaimana saya menimba pengalaman dan bagaimana saya berhasil. Mudah2 cukup untuk yg ingin mengetahuinya.</p>
<p>(sumber dari <a href="http://bit.ly/eyangr" target="_blank">profil facebook ER</a> dengan sedikit perbaikan bahasa)</p></blockquote>
<p>Nah, bagaimana?  Bukan cuma dari trader luar saja kan kita bisa belajar.  Di dalam negeri pun ada.  Sekarang, ada yang mau membuat ringkasan pengalaman ER dan pelajaran apa yang bisa kita petik? (nanti kami update artikel ini dengan ringkasan Anda)</p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/07/31/belajar-dari-pengalaman-%e2%80%9ceyang%e2%80%9d/">Belajar Dari Pengalaman “Eyang”</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/07/31/belajar-dari-pengalaman-%e2%80%9ceyang%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jago atau Just Lucky?</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/06/04/jago-atau-just-lucky/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/06/04/jago-atau-just-lucky/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 04:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jesse livermore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[Kita sudah selesai yah bahas bahwa memang Anda harus selalu mandiri dan tidak menunggu rekomendasi dari siapapun.  Sekarang kita bahas...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/04/jago-atau-just-lucky/">Jago atau Just Lucky?</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita sudah selesai yah bahas bahwa memang Anda harus selalu mandiri dan tidak menunggu rekomendasi dari siapapun.  Sekarang kita bahas apakah main saham itu perlu keahlian atau cuma perlu keberuntungan.  Apakah orang-orang paling sukses di pasar modal  memang ahli dalam bidangnya (membaca chart atau membaca fundamental), atau cuma beruntung?</p>
<p><span id="more-1034"></span></p>
<p>Secara singkat, jawabannya adalah untuk sukses <strong>Anda akan perlu keduanya</strong>.  Tapi kalau Anda pikir lebih lanjut lagi, cuma satu dari dua yang bisa Anda kendalikan secara sadar:  keahlian Anda.  Coba kendalikan keberuntungan Anda&#8230;</p>
<p>Kami akan ambil contoh dua orang yang cukup terkenal yaitu Jesse Livermore dan Warren Buffett.  Tentukan dulu pilihan Anda siapa yang jago dan siapa yang just lucky&#8230;</p>
<h2>Jesse Livermore</h2>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/livermore.jpg"><img class="size-full wp-image-1004 aligncenter" title="livermore" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/livermore.jpg" alt="" width="259" height="229" /></a></p>
<p>Kita semua (sebagai <strong>trader</strong>) harus belajar dari JL.  Tidak bisa ditawar lagi.  Ilmunya sangat solid dan merupakan kunci <em>trading</em> di pasar modal dengan menguntungkan.  Dia mulai dari usia sangat muda, dari nol.  Pada usia 15 tahun, uangnya US$1000.  Dia mengalami dua kali crash di pasar modal, 1907 dan 1929.  Tapi jangan pikir dia rugi di kedua crash tersebut, karena dia mengambil posisi short di keduanya, dan uangnya berjumlah US$3 juta di tahun 1907 dan US$100 juta di tahun 1929, menjadikan ia <strong>orang terkaya di Amerika</strong> pada saat itu.  Jesse Livermore adalah Warren Buffett di awal abad 20.</p>
<blockquote><p>Livermore first became famous after the Panic of 1907, when he sold the market short as it crashed. He noticed conditions where a lack of capital existed to buy stock. Accordingly, he <strong>predicted </strong>that there would be a sharp drop in prices when many speculators were simultaneously forced to sell by margin calls and a lack of credit. With the lack of capital, there would be no buyers in sight to absorb the sold stock, further driving down prices. After the crash and its aftermath, he was worth $3 million.</p>
<p>Livermore continued to make money in the bull markets of the 1920s. In 1929, he <strong>noticed </strong>market conditions similar to that of the 1907 market. He began shorting various stocks and adding to his positions and they kept declining in price. When just about everyone in the markets lost money in the Wall Street crash of 1929, Livermore was worth $100 million after his short-selling profits.</p>
<p>Sumber: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jesse_Lauriston_Livermore">http://en.wikipedia.org/wiki/Jesse_Lauriston_Livermore</a></p></blockquote>
<p>Dan, Anda tahu, JL mendapatkan semuanya dengan menginvestasikan uangnya sendiri&#8230; dari NOL.</p>
<p>Guru JL?  Pengalaman.  Dia lari dari ayahnya di desa dan bekerja serabutan sebelum &#8220;bertaruh&#8221; di pasar modal.</p>
<h2>Warren Buffett</h2>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/warren-buffet.jpg"><img class="size-full wp-image-1036 aligncenter" title="warren-buffet" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/warren-buffet.jpg" alt="" width="200" height="244" /></a></p>
<p>WB mungkin adalah icon pasar modal yang paling dikenal orang di abad 21.  Dan <strong>status selebritis</strong> di abad informasi ini sangat menguntungkan.  Percayalah&#8230; (sampai pada momen ketika <strong>kemunculan Anda semata</strong> bisa membuat Dow naik 2%)</p>
<p>WB mulai berinvestasi di usia muda juga, pada usia 11 tahun.  Namun karirnya sebenarnya dimulai ketika dia <strong>mulai menginvestasikan uang orang lain </strong>di tahun 1956, setelah beberapa tahun lulus kuliah.  Uangnya sendiri cuma US$100.  Oh ya, sebelumnya dia belajar dengan mentornya yang kurang terkenal yaitu Benjamin Graham.  Dan WB, menurut pengakuannya sendiri adalah pengikut setia Benjamin Graham.  Kenapa WB lebih kaya?</p>
<p>Jawabannya ada di chart.  1956 Dow Jones breakout dari high sebelumnya (sebuah konfirmasi <strong>teknikal</strong>):</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/dow-1900log.gif"><img class="size-full wp-image-1035 aligncenter" title="dow-1900log" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/dow-1900log.gif" alt="" width="494" height="306" /></a></p>
<p>Dan dari sana, Dow bergerak dari di bawah 500 ke empat digit (dan lima digit sekarang).  Perhatikan chart di atas adalah log chart.  Efeknya sangat sangat besar di dalam uang Anda jika Anda ikut di tahun 1956.  Ya, jika Anda menginvestasikan uang Anda sendiri mulai tahun 1956, Anda akan menjadi kaya juga.  <strong>Dijamin!</strong></p>
<p>Kembali ke WB.  Setelah berhasil melipatgandakan uang orang lain, tentu saja banyak orang yang berbondong-bondong mencarinya, dan itu berlangsung bertahun-tahun, sebelum dia menutup pintu masuknya dan melikuidasi semua asetnya (cash-out) untuk mulai investasi dengan uangnya sendiri (pada waktu itu sudah cukup banyak).</p>
<p>Dan setelah uangnya cukup banyak dia membeli pabrik tekstil bangkrut (Berkshire), pabrik permen, sebuah koran (kalau tidak salah), furniture, perusahaan asuransi milik Ben Graham, dan lainnya.</p>
<p>Tunggu.  Perusahaan asuransi?  Untuk kedua kalinya dia punya akses ke banyak uang orang lain&#8230;  Dan tunggu, Ben Graham mentor Buffett?  Dibeli perusahaannya oleh Buffett?  Bagaimana murid bisa mengalahkan guru?  Dengan menyalahi aturan gurunya.  &#8221;Jurus&#8221; Ben Graham adalah membeli saham di bawah nilai fundamentalnya, tapi ketika sudah sampai, dia jual.  Buffett, membeli saham di bawah harga fundamentalnya, dan buy and hold selamanya.</p>
<p>Terbukti dari chart, Buffett benar (pada saat itu).  Dia pasti tidak mau mengakui bahwa dia seorang chartist, tapi ya, tindakan kami pasti sama dengan Buffett pada saat itu.  Pasti.  Begitupun JL kalau dia masih hidup di tahun 1950.</p>
<h2>Kembali ke Livermore</h2>
<p>Jesse Livermore bunuh diri pada tahun 1940.  Tidak pernah disebutkan kenapa, tapi kemungkinan dia depresi.  Kenapa?  Kita tidak akan pernah tahu.  Dia meninggalkan warisan, sebuah buku &#8220;How To Trade In Stocks&#8221; dia tulis dan terbitkan di tahun 1939, sebelum dia bunuh diri.</p>
<p>Setelah menjadi orang terkaya di Amerika, dia bangkrut, kenapa, tidak ada yang pernah menulis atau mengcover, tapi kalau kita perhatikan lebih lanjut, ada yang aneh di satu waktu tahun 1933:</p>
<blockquote><p>The police are called when Jesse Livermore apparently goes missing. One day after disappearing he returns home, walking unsteadily. He says he spent the night in a hotel and awoke with a blank mind. Reading newspaper headlines about his disappearance brought him to his senses. His doctor&#8217;s verdict: &#8220;Amnesia nervous breakdown.&#8221;</p></blockquote>
<p>Livermore juga manusia.  Dia tidak akan mampu bertahan jika ada yang bermain dengan otaknya.   Apakah ada yang menculiknya (pemerintah, mafia)?  Dia kena penyakit?  Stres diceraikan istri?  Korban &#8220;black widow&#8221;?  Atau apa?  Kita tidak pernah tahu, yang jelas dia kena amnesia.  Dan sejenius apapun Anda dan JL, jika otak tiba-tiba rusak entah kenapa (faktor luar atau dalam), Anda akan rugi.  Dan bangkrut.</p>
<p>Aneh juga, karena sebelumnya JL sangat mematuhi aturannya dan terus beradaptasi, tapi sejak itu, dia &#8220;mati&#8221;.</p>
<p>1934:</p>
<blockquote><p>Jesse Livermore is bankrupt. He has lost his entire trading fortune. How he did this is unknown. He is not destitute &#8211; his family annuities save the day. He and his wife sail to Europe. &#8220;I hope to relieve my mind of some of my troubles.&#8221;</p></blockquote>
<p>Amanlah menyimpulkan, kejadian di 1933 membuat Livermore bangkrut, dengan berbagai alasan dan sebabnya.  Menjadi &#8220;selebritis&#8221; pada jaman dahulu sangat berbahaya.</p>
<h2>Siapa yang Jago, Siapa yang Beruntung?</h2>
<p>Warren Buffett, lahir pada waktu yang tepat, pada keluarga yang tepat (ayahnya broker saham), dimana ekonomi tumbuh, mengendalikan uang kolektif, menjadi orang terkaya.  Jesse Livermore, lahir di desa, keluarga miskin, kerja serabutan, dengan usaha sendiri, melalui dua crash, dengan uang sendiri, menjadi orang terkaya di Amerika.</p>
<p>WB, just lucky (and old).  <strong>Jesse Livermore, jago!</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/livermore.jpg"><img title="livermore" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/livermore.jpg" alt="" width="259" height="229" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>He is The Greatest Stock Trader We Ever Known</em></strong></p>
<h2>Anda ikut siapa?</h2>
<p>Ada berapa WB di dunia?  Satu.  Ada berapa buku tentang WB?  Banyak!  Ada berapa orang membacanya?  Banyak! (kami punya lima buku WB, membaca lima-limanya, dan tidak ada hasilnya)  Ada berapa orang kaya dengan mengikuti cara WB?  Tidak ada!</p>
<p>Ada berapa JL?  Satu.  Buku tentang JL?  Beberapa.  Yang baca?  Beberapa, cuma trader.  Berapa orang kaya karena &#8220;pengaruh&#8221; JL?  Banyak sekali!  William O&#8217;Neil, Richard Donchian, Paul Tudor Jones II, Martin Zweig, Alexander Elder, Dan Zanger, Richard Wyckoff, David Ryan, Ced Moses, Mark Minervini, dan lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.</p>
<p>Beberapa hari ini mungkin Anda sudah setuju bahwa apa yang JL tulis dan beritahu adalah wisdom yang solid, berharga, dan layak kita simak.</p>
<p>Bakar buku WB Anda sekarang.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/warren-buffet.jpg"><img class="size-full wp-image-1036 aligncenter" title="warren-buffet" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/06/warren-buffet.jpg" alt="" width="200" height="244" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>You lucky bastard!</em></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/04/jago-atau-just-lucky/">Jago atau Just Lucky?</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/06/04/jago-atau-just-lucky/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Average Man</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/06/03/the-average-man/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/06/03/the-average-man/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 09:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=1025</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;The average man doesn&#8217;t wish to be told that it is a bull or a bear market. What he desires...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/03/the-average-man/">The Average Man</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;The average man doesn&#8217;t wish to be told that it is a bull or a bear market. What he desires is to be told specifically which particular stock to buy or sell. He wants to get something for nothing. He does not wish to work. He doesn&#8217;t even wish to have to think.&#8221;</p>
<p>-  Jesse Livermore</p>
<p><span id="more-1025"></span></p>
<h2><strong>Terjemahan bebasnya:</strong></h2>
<p>&#8220;Orang rata-rata tidak ingin diberitahu apakah ini adalah bull market atau bear market.  Apa yang dia benar-benar inginkan adalah diberitahu secara spesifik saham mana yang harus dia beli atau jual.  Dia menginginkan mendapatkan sesuatu secara gratis.  Dia tidak ingin bekerja.  Dia bahkan tidak ingin kalau harus berpikir.&#8221;</p>
<p>- Jesse Livermore</p>
<h2>Catatan Kaki</h2>
<p>Selalu dikutip dimana-mana, <strong>85% trader</strong> bangkrut.  Dalam statistik (salah satu ilmu tidak berguna), rata-rata dalam kurva dengan distribusi normal biasanya adalah sekitar 68%.  85% itu 17% lebih dari 68%!!!  Berarti <strong>jauh lebih dari rata-rata trader itu bangkrut</strong>.  Atau&#8230; dengan kata lain, &#8220;the average man&#8221; atau orang rata-rata dalam kutipan di atas <strong>PASTI BANGKRUT</strong>.</p>
<p>Bagaimana ciri  &#8221;the average man&#8221;?</p>
<ol>
<li>Ingin rekomendasi saham spesifik;</li>
<li>Tidak mau bekerja (analisa);</li>
<li>Tidak mau berpikir (belajar).</li>
</ol>
<p>Anda sudah tahu tiga ciri &#8220;the average man&#8221;.  Balik ketiga ciri tersebut, dan kami yakin, Anda akan berada di tempat pemenang.  Kalau Anda mau jadi pemenang, jauhi CNBC, jauhi FB, jauhi rekomendasi, jauhi forum, jauhi blog, jauhi &#8220;guru&#8221;, jauhi &#8220;insider&#8221;!  Rasakan pasar berada di fase mana, analisa saham-saham kesukaan Anda dengan baik dan jeli, tetapkan rencana trading yang baik (tidak perlu sempurna), eksekusi, dan duduk diam.  Belajar dan terus asah ilmu Anda agar Anda bisa mandiri.</p>
<p><strong>Jangan </strong>jadi &#8220;rata-rata&#8221;.</p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/03/the-average-man/">The Average Man</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/06/03/the-average-man/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;It always was my sitting.&#8221;</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/06/01/it-always-was-my-sitting/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/06/01/it-always-was-my-sitting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 03:55:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;It was the change in my own attitude toward the game that was of supreme importance to me. It taught...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/01/it-always-was-my-sitting/">&#8220;It always was my sitting.&#8221;</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;It was the change in my own attitude toward the game that was of supreme importance to me. It taught me, little by little, the essential difference between betting on fluctuations and anticipating inevitable advances and declines, between gambling and speculating. I think it was a long step forward in my trading education when I realized at last that when old Mr. Partridge kept on telling the other customers, “Well, you know this is a bull market!” he really meant to tell them that the big money was not in the individual fluctuations but in the main movements that is, not in reading the tape but in sizing up the entire market and its trend. And right here let me say one thing: After spending many years in Wall Street and after making and losing millions of dollars I want to tell you this: <strong>It never was my thinking that made the big money for me. It always was my sitting. Got that? My sitting tight! </strong>It is no trick at all to be right on the market. You always find lots of early bulls in bull markets and early bears in bear markets. I’ve known many men who were right at exactly the right time, and began buying or selling stocks when prices were at the very level which should show the greatest profit. And their experience invariably matched mine that is, they made no real money out of it. Men who can both be right and sit tight are uncommon. I found it one of the hardest things to learn. But it is only after a stock operator has firmly grasped this that he can make big money. It is literally true that millions come easier to a trader after he knows how to trade than hundreds did in the days of his ignorance.&#8221;</p>
<p>- Jesse Livermore, 1923.</p>
<p><span id="more-994"></span></p>
<h2>Terjemahan bebasnya:</h2>
<p>&#8220;Perubahan dari sikap saya terhadap permainan trading inilah yang paling penting bagi saya.  Hal tersebut mengajari saya, sedikit demi sedikit, perbedaan dari bertaruh di dalam fluktuasi dan mengantisipasi kenaikan dan penurunan yang tidak terhindarkan, perbedaan antara berjudi dan spekulasi.  saya pikir itu adalah langkah besar di dalam pendidikan trading saya dimana saya sadar akhirnya ketika Tuan Patridge terus berkata konsumen lainnya, &#8220;Yah, Anda tahu ini adalah bull market!&#8221; dia bermaksud memberitahu mereka bahwa uang yang banyak tidak berada di dalam fluktuasi individual, tetapi di gerakan utama, yang tidak terdapat di membaca tape (baca: running trade), tetapi memperkirakan keseluruhan market dan trendnya.  Dan di sini biarkan saya mengatakan satu hal:  Setelah menghabiskan banyak waktu di Wall Street dan setelah menghasilkan dan menghilangkan jutaan dolar saya ingin memberitahu Anda ini:  <strong>Tidak pernah sekalipun apa yang saya pikir yang membuat uang besar untuk saya.  Selalu posisi duduk saya.  Mengerti?  Posisi duduk diam saya! </strong>Mudah sekali untuk benar di pasar.  Anda akan selalu menemukan banyak sekali saham yang naik terlebih dahulu di bull market, dan saham yang turun terlebih dahulu di bear market.  Saya kenal banyak orang yang benar di waktu yang tepat, dan mulai membeli atau menjual saham ketika harganya di level yang seharusnya akan mendapatkan keuntungan paling besar.  Dan pengalaman mereka ternyata cocok dengan saya yaitu, mereka tidak mendapat uang besar dari sana.  Orang yang bisa benar dan duduk diam itu jarang.  Saya menemukan bahwa ini adalah hal yang paling sulit untuk saya pelajari.  Tetapi hanya setelah seorang trader bisa melakukan hal ini dengan baik, dia bisa mendapatkan uang besar.  Benar sekali bahwa jutaan datang lebih mudah ke seorang trader setelah dia tahu bagaimana caranya, daripada ratusan dolar di hari-hari dimana dia masih belum mengerti.&#8221;</p>
<p>- Jesse Livermore, 1923.</p>
<p>Bagi Anda yang ingin sukses, selain belajar menjadi benar dalam analisa dan Anda juga harus belajar &#8220;<strong>duduk diam</strong>&#8220;.  Percaya pada analisa Anda, taruh money management yang baik, dan duduk diam!  Sebuah sistem yang baik bisa melatih Anda untuk hal itu.  Salah satu sistem yang kami anjurkan adalah sistem <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Investor Sibuk</a>.  Pastikan Anda menginvestasikan waktu Anda (untuk belajar) sebelum Anda menginvestasikan uang Anda.</p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/06/01/it-always-was-my-sitting/">&#8220;It always was my sitting.&#8221;</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/06/01/it-always-was-my-sitting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda Investor Sibuk?</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/05/27/apakah-anda-investor-sibuk/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/05/27/apakah-anda-investor-sibuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 12:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[investor sibuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=926</guid>
		<description><![CDATA[Sangat sedikit orang yang bisa melakonin trading dengan baik dan benar.  Banyak trader pemula, setiap hari menatap layar monitor, karena...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/27/apakah-anda-investor-sibuk/">Apakah Anda Investor Sibuk?</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat sedikit orang yang bisa melakonin trading dengan baik dan benar.  Banyak trader pemula, setiap hari menatap layar monitor, karena ilmu belum cukup, cuma bisa <strong>dugem </strong>(duduk gemetaran) melihat harga naik turun nggak keruan tanpa pegangan (he he&#8230;).</p>
<p><span id="more-926"></span></p>
<p>Sebenarnya, ada cara mudah yang baik, Anda bisa memulai perjalanan investasi Anda dengan menjadi growth investor (atau Investor Sibuk).  Tetap harus praktek, namun <em>learning curve</em> dan kehilangan modal Anda akan bisa dipangkas banyak, atau bahkan tidak perlu hilang sama sekali dengan <strong>belajar terlebih dahulu secara lengkap sebelum berinvestasi langsung</strong>.  Investasikan waktu Anda sebelum modal Anda, sehingga Anda selalu bisa membuat informed decision, tidak perlu harus terus spekulasi buta atau ngikut rekomendasi saja.</p>
<h2><strong>Growth Investor</strong></h2>
<p>Pernah nggak coba tanya ke analis teknikal, kenapa yah saham ini naik?  Kenapa turun?  Dia pasti buka chart lalu tarik-tarik garis, dan bilang, ini support, ini resistance, ini MA, dan seterusnya.  Bagi yang nggak ngerti sama sekali, mungkin akan bilang, &#8220;Orang ini ngomong apa <em>sih</em>?  Koq beginian dipercaya&#8230;&#8221;  Atau Anda berpendapat begitu setelah melihat beberapa bagian website kami?  (he he&#8230;)  Nanti kami tulis pembelaan untuk hal <strong>ini, </strong>tapi sekarang kita kembali ke laptop.  Mungkin Anda belum bisa menerima konsep ini&#8230; yang ini lebih mudah.  Kami jamin.</p>
<p>Kalau memang Anda <em>ngiler </em>akan kenaikan aset yang sangat cepat di pasar modal apalagi di negara berkembang macam Indonesia, tapi masih ragu masuk sendiri, Anda harus mulai investasi dengan menjadi growth investor.  Apa itu growth investor?  Ini kami copaskan perbandingan antara tipe investor satu dengan lainnya, dan trader:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/perbandingan-trader-investo.png"><img class="size-full wp-image-927 aligncenter" title="perbandingan-trader-investor" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/perbandingan-trader-investo.png" alt="" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Sumber:  <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Investor Sibuk</a></p>
<p>Growth Investor secara spesifik mengambil <strong>jalan tengah</strong>.  Anda akan belajar ramuan teknikal dan fundamental di level yang pas, dan kami sangat percaya bahwa <strong>sistem ini berhasil 100%</strong>, walaupun resikonya &#8220;cuma&#8221; Anda perlu sabar, karena sistem ini menghasilkan sedikit sinyal jual dan beli.  Namanya juga Investor Sibuk.  Anda tidak akan mau lebih sibuk lagi karena harus ngurusin saham siang dan malam.  Sedikit sinyal itu baik, bahkan sudah sangat baik, yang penting <strong>untungnya besar!!!</strong> Dan kalaupun Anda mau jadi trader nantinya, pengendalian emosi atau sabar menunggu sinyal adalah tambahan modal yang baik. <img src='http://pojoksaham.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebagai catatan, ilmu growth investing ini masih kami praktekkan bahkan sampai detik ini, walaupun sudah ada modifikasinya seiring pengalaman yang bertambah, yang sebenarnya sasarannya adalah titik jual yang lebih baik dari yang &#8220;standar&#8221;.  Tapi penting, ketahui standarnya dulu sebelum modifikasi agar tidak asal jadinya!  Mana bisa bangun rumah besar tanpa pondasi kuat?  Mana bisa masuk SMP apalagi SMA, kalau SD dan TK saja belum lulus?</p>
<h2>Sebelum Anda menginvestasikan uang Anda, investasikan dulu waktu Anda.</h2>
<p>Mendapatkan keuntungan di pasar modal itu mudah, <strong>jika Anda tahu caranya. </strong> Tentu Anda sudah tahu, bagi trader, manajemen modal itu penting.  <em>Cut losses short, and let profits run</em>.  Jika trend sedang bagus, kami melakukan transaksi seminggu sekali.  Jika market sedang acak-acakan, bisa setiap hari, tergantung pasar dan kesempatan serta hitung-hitungan resikonya.</p>
<p><a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Orang sibuk</a> mana sempat nungguin pasar setiap hari.  Kadang kalau ada gerakan, mereka sedang sibuk bekerja.  Lalu bagaimana?  Yah ini deh solusinya.  Pakai sistem trading <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Investor Sibuk</a> ini.  Di dalamnya sudah disediakan &#8220;grey box&#8221; atau sistem trading yang lengkap untuk growth investing.  Sudah diuji-coba, dan berhasil!</p>
<h2>Kabar Baik dan Kabar Buruk</h2>
<p><strong>Kabar baiknya</strong> buat Anda, penulisnya (Ferdie Darmawan) sempat menulis sistemnya (dan merekam suaranya, dan membuat video) untuk mendidik Anda menjadi <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Investor Sibuk</a> seperti dirinya, walaupun <strong>dia juga sibuk</strong>.  Waktu yang digunakan untuk membuat paket pembelajaran ini perlu kita hargai, maka perlu <strong>bayar!</strong></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/04/27/advertorial-investor-sibuk/">27 April 2010 lalu</a>, produk ini masih setengah gratis karena sedang pre-launch.  Kemudian launching di 18 Mei 2010.  <strong>Kabar buruknya</strong>, <strong>harganya terus naik! </strong>Mungkin dia terbiasa melihat portofolionya naik sehingga dia meniru di jualannya juga. (he he&#8230;)  Atau dia melihat komentar ada yang bilang harganya terlalu murah?  (bisa juga&#8230;)<strong></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Tapi kembali </span><span style="font-weight: normal;">kabar baik lagi</span><span style="font-weight: normal;">, karena Ferdie orangnya &#8220;Darmawan&#8221; dia juga membuat harga khusus untuk 100 pembeli selanjutnya (terakhir kami cek).  Jadi kalau Anda baca artikel ini, Anda harus <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">cepat pesan tempat Anda</a> sebelum kehabisan.</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Seharusnya dengan range harga yang tercantum (masih) murah sekali&#8230; (tapi kami tidak tahu yah naik sampai gimana, kalau melihat kenaikan sahamnya Ferdie sih ngeri&#8230;)  Kalau soal <em>cost</em> atau biaya, dengan modal Anda Rp.50 juta saja, lebih dari harga itu bisa rugi dalam sehari kalau salah posisi.  Tapi kalau benar posisinya, bisa balik modal juga dalam sehari.  Belajar dulu deh, sebelum masukin duit.  Bener&#8230;</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-weight: normal;">Mungkin ini merupakan investasi terpenting Anda, karena jujur, ini </span><span style="font-weight: normal;">paket pembelajaran investasi terbaik se-Indonesia</span><span style="font-weight: normal;">, karena orientasinya praktek, bukan cuma teori, apalagi omdo&#8230; </span><span style="font-weight: normal;">Kami bangga menjadi afiliasinya.</span><span style="font-weight: normal;"> Plus, Anda bisa tanya help desk-nya langsung kalau ada yang nggak ngerti (yang sepertinya sulit untuk nggak ngerti karena paketnya sangat<em> user-friendly </em>dan mudah diikuti, dan tidak membosankan (<em>pageturner</em>).  Mau tanya Ferdie juga bisa <em>sih</em>, tapi bayarnya lebih (platinum), yang ditujukan untuk orang-orang yang </span><span style="font-weight: normal;">sibuk banget</span><span style="font-weight: normal;">.</span></strong></p>
<p>Oh ya, mungkin Anda tertarik, tapi minta bocoran, sayang sekali, tidak bisa <em>bung</em>, karena ini:</p>
<p style="text-align: center;"><strong><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/peringatan.png"><img title="peringatan" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/peringatan.png" alt="" width="607" height="332" /></a></strong></p>
<p style="text-align: left;">Kami mendapatkan profit sharing dari Ferdie jika Anda membeli produk ini setelah mengklik link <a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182">Investor Sibuk</a> dari website kami.  Dan, biarpun Anda sedang bokek, pastikan Anda <em>melirik </em>produk gratis yang Ferdie tawarkan.  :)</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.investorsibuk.com/?id=182"> <img class="aligncenter" src="http://www.investorsibuk.com/images/250x250 - 2.gif" border="0" alt="investor sibuk" width="250" height="250" /></a></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/27/apakah-anda-investor-sibuk/">Apakah Anda Investor Sibuk?</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/05/27/apakah-anda-investor-sibuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kick Ass!</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/05/26/kick-ass/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/05/26/kick-ass/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 10:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[Kick Ass! oleh Pojok Saham<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/26/kick-ass/">Kick Ass!</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/ihsg-kickass1.png"><img class="size-full wp-image-917 aligncenter" title="IHSG Kick-Ass!!! MA200 berhasil menahan kejatuhan IHSG dan sekaligus memantulkan IHSG ke trend naik jangka menengah.  Sangat seru!" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/ihsg-kickass1.png" alt="" width="273" height="387" /></a></p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/26/kick-ass/">Kick Ass!</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/05/26/kick-ass/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata Belum Saatnya&#8230;</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/05/25/ternyata-belum-saatnya/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/05/25/ternyata-belum-saatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 10:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Probing the market itu penting.  Kesempatan paling besar, khususnya di Indonesia, karena sulit untuk melakukan short selling, adalah pada saat bottom....<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/25/ternyata-belum-saatnya/">Ternyata Belum Saatnya&#8230;</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Probing</em> the market itu penting</strong>.  Kesempatan paling besar, khususnya di Indonesia, karena sulit untuk melakukan <em>short selling, </em>adalah pada saat <strong>bottom</strong>.  Jangan sampai ketinggalan.  Hanya&#8230; <strong><span style="color: #ff0000;">hari ini ternyata bukan harinya</span></strong>.</p>
<p><span id="more-900"></span></p>
<p>Hari ini pasar bergerak lagi ke bawah dengan kuat, menekan level bottom lebih dalam lagi.  Level 2550 tertembus di jam 11, dan di tengah hari mencapai 2500 sebelum akhirnya ditutup di 2514, tanpa perlawanan berarti.  Maka akhirnya, kami putuskan, menyimpan uang tunai kembali lebih baik untuk sementara waktu.  MA20 deadcross MA50 hari ini di 2800.  Kalau <a href="http://pojoksaham.com/2010/03/15/arsip-analisa-ihsg/">diingat-ingat kembali</a>, tepat hari ini, IHSG telah mengembalikan <strong>semua </strong>kenaikan yang ada sejak awal tahun 2010.</p>
<h2>Trading Day</h2>
<h2><span style="font-weight: normal; font-size: 13px;"><strong><span style="font-weight: normal;">Dua saham sasaran kami, </span><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/24/adro-rebound/">ADRO</a> </strong>dan <strong><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/24/elsa-rebound/">BKSL</a> </strong>layu sebelum berkembang.  Analisa di hari sebelumnya ternyata meleset&#8230;  Level cutloss sudah tercapai bahkan sebelum tombol beli ditekan.  Sebenarnya, ini sudah lampu merah.  Walaupun akhirnya keduanya dibeli juga dengan harga &#8220;lebih murah&#8221;, namun pada akhirnya harus direlakan juga kembali ke pasar, <em>rugi</em>.  Di akhir hari, sebenarnya <strong>BKSL </strong>bertahan di 100 dengan minat beli cukup besar, namun potensi ke </span><span style="font-size: 13px;">best price</span><span style="font-weight: normal; font-size: 13px;">-nya (82) terlihat lebih menarik daripada menahan saham ini, terutama ketika IHSG bergerak menembus 2550 di tengah hari&#8230; (dan tidak kembali lagi)</span></h2>
<p>Melihat IHSG yang tidak jadi rebound, dan Dow Fut yang minus 2% lebih hari ini, Eropa minus 3%-an, dan semua market Asia minus, akhirnya <a href="http://pojoksaham.com/2010/05/24/elsa-rebound/">ELSA</a> pun harus direlakan jual di akhir hari walaupun masih belum kena level cutlossnya, melengkapi <strong><em>full cash</em></strong> kembali.  <em>Save it for another day</em>.  Total loss?  Secara finansial, kurang dari 1%.  Secara moral?  <strong>100%!</strong> Analisis kami semuanya <strong>salah </strong>karena <strong>market melawan</strong>.  Apa boleh buat, <strong>kalah total</strong> hari ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/blood-in-the-street.jpg"><img class="size-medium wp-image-902 aligncenter" title="blood-in-the-street" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/05/blood-in-the-street-195x300.jpg" alt="" width="195" height="300" /></a></p>
<p>Besok <strong>Dow Jones</strong> diramalkan oleh future akan <strong>minus</strong>, dan setelah Dow, Asia akan meniru, <strong><span style="color: #ff0000;">minus</span></strong>, termasuk IHSG.</p>
<p>Support terakhir yang bisa dilihat dari IHSG adalah <strong>2425</strong>.  Tidak menyangka harga akan mendekat ke support <strong>yang ini</strong> begitu cepatnya, tanpa kesempatan <em>technical rebound</em><em>.</em></p>
<p>Besok?  Cukuplah sudah kekalahan minggu ini, stick to the plan, <strong>full cash</strong> hingga konfirmasi.</p>
<p>Kalau bisa, kita tunggu <strong>2425</strong>&#8230;</p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/05/25/ternyata-belum-saatnya/">Ternyata Belum Saatnya&#8230;</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/05/25/ternyata-belum-saatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

