Premium Membership
Bagaimana cara untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten dengan trading di pasar modal?
Kamu tidak bisa belajar berenang hanya dengan membaca buku manual tentang renang. Kamu perlu praktek. Agar tidak tenggelam, di dalam praktek, yang digunakan adalah sistem meniru. Pemain piano akan meniru maestronya terlebih dahulu sebelum dia bisa menciptakan komposisi sendiri.
Jika kamu serius ingin belajar trading dengan benar, kamu perlu mengikuti Premium Newsletter dari Pojok Saham. Edisi regular terbit seminggu sekali, setiap hari minggu malam. Edisi khusus/special edition terbit di hari trading, sebelum gerakan pasar yang signifikan mungkin terjadi (early warning sign).
Cara mendapatkannya? Mudah sekali, cukup kirimkan email ke premium@pojoksaham.com, dan saya akan membalasnya dengan satu edisi regular terbaru yang sedang berjalan saat ini secara gratis.
Newsletter ini ditujukan untuk trader dari tingkat pemula (dasar), bahkan tidak pernah trading sekalipun, hingga mahir.
Apa saja isinya? Technical view dari IHSG dan minimal lima chart saham yang sedang saya perhatikan, lengkap dengan rencana tradingnya. Kamu bisa membandingkan analisa saya dengan analisa kamu, dan menyesuaikan dengan profil resiko kamu sendiri.
Jadi, email sekarang ke premium@pojoksaham.com dan dapatkan satu edisi regular yang sedang berjalan secara GRATIS!!
Untuk edisi-edisi sebelumnya, arsipnya bisa dilihat di link ini: http://pojoksaham.posterous.com/
Beberapa komentar dari pelanggan:
#1
Dear Dosen,
Terima kasih pak Dosen, sy sdh terima Newsletter 27 Feb 2012, sangat membantu sekali untuk lebih membuka wawasan dan mencoba untuk mengerti dari penyajian pembahasan Bapak.
Kl boleh sy melaporkan kemajuan sy sbg murid Bapak dlm trading jauh lebih stabil dari pd sebelum mengenal Bapak. Yang jelas Pak Dosen, modal sy tidak tergerus terus dan sudah ada peningkatan meskipun pelan tapi aman.
Krn saat itu Bapak belum bahas Jurus ” Bgmn meningkatan Cuan ” di Pojok saham, ASRI sy lepas saat posisi di 520 krn takut2 kl langsung melerot dlm sehari spt newhigh sebelumnya, ha ha ha.
Yg lebih penting lagi Pak Dosen, cara trading sudah kebentuk spt yg Bapak ajarkan. Mudah2an seterusnya bisa lebih bagus lagi dalam cara bertrading dengan menambah ilmu pengetahuan thd Trading. Hal ini sy rasakan sejak minggu ketiga bln desember dan semakin kemari kontrol emosi dlm trading semakin bagus Pak. Seperti pd hari jumat kemarin saat IHSG turun sampai 100 point lebih tenang menghadapinya dibandingkan pd waktu IHSG turun banyak selesai Idul fitri ( Oktober 2011) tahun lalu.
Sekian dulu Pak laporan kemajuan murid kepada Bapak Dosen dlm hal Trading.
Salam Hormat,
TH
#2
1. Bagaimana komentar kamu tentang metode coaching saya? –> Bagi saya, gaya coaching seperti ini pas sekali, teori & praktek berimbang.
2. Apakah kamu profit selama tiga bulan terakhir? –> Bulan I +10%, bulan II -1%, bulan III -1%, minus karena menggunakan mode ‘mencoba’
3. Apakah sudah mengerti atau setidaknya “dapat” apa yang saya bicarakan selama ini? -> Sejauh ini sangat jelas, mohon rangkumannya bila ada.
4. Komentar? Saran? Kritik? -> Sekedr saran, akan lebih baik sebagai feedback untuk dosen, buatkan suatu form isian sederhana, seolah sebagai ujian, saham apa saja yang dipilih selama ini dan bagaimana/alasan memilihnya, kapan dan cara apa yang digunakan untuk entry dan exit, serta berapa g/l yang dihasilkan. Hasil form bisa digunakan Dosen sebagai bahan masukan dan penilaian bagi masing peserta, walau mungkin akan menyita waktu Dosen.
5. Apa yang kurang? -> Sejauh yang saya ingat, tidak ada yang kurang. Mungkin karena saya suka dengan gaya Dosen melakukan coaching dan ilmu yang saya pelajari benar-benar merupakan hal yang baru.
YM
#3
Dear Dosen,
Sy merasa bersyukur mendapatkan Pembimbing spt Bapak. Sy hanya bisa berandai andai :kalau di Indonesia pejabatnya diisi oleh orang orang seperti Bapak, mungkin tidaklah terpuruk Negara ini.
Sy angkat jempol dua Pak, sudah lama sy tidak bertemu dengan orang yg sangat2 bertanggung jawab atas ucapan dan pikiran yg pernah disampaikan.
Sy katakan hal ini dengan hati bersih & jujur Pak Dosen.
Salam Hormat,
TH
Masih banyak yang bisa kita lakukan untuk mendukung visi “Menjadi Tuan Rumah di Pasar Modal Sendiri“.