Selamat datang di Bulan November. Bulan ini adalah bulan antisipasi. Antisipasi apa? Aksi window dressing emiten di akhir tahun untuk mempercantik laporan keuangan. Bulan ini adalah waktunya membeli, untuk kemudian dilepas di awal tahun depan. Namun, sebelum mengakumulasi, kita lihat dulu seperti apa bentuk chart IHSG dan review aksi sebelumnya.
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan memberikan dividen sebesar Rp16,99 per lembar saham.
Kemarin ada yang menanyakan berapa target ADRO setelah menembus angka 2000. Jawaban kami adalah kita ikuti saja trend sampai trend tersebut berakhir. Tetapi, ada analis yang melihat ADRO masih di dalam wave 3 dari Elliott Wave, dengan target final wave 3 adalah 2250 sampai 2300.
Kami baru saja melihat laporan keuangan ADRO, dan rasanya ini layak dituliskan sebuah analisa fundamental.
Jurus yang kami namakan “Hijack The Rainbow” ini adalah kombinasi dari MA crossing dan RSI. Secara singkat, Anda beli pada saat crossing MA20-50 dan short separuh pada saat RSI turun di bawah level 70. Kelebihannya adalah Anda akan menunggangi sebagian besar trend setelah trend dimulai dan turun pada saat yang tepat ketika trend selesai, sambil di sepanjang jalan menikmati profit yang lumayan. Kelebihannya dari MA crossing saja adalah keuntungan Anda akan lebih maksimal. Dijamin! Anda boleh tanyakan kepada guru-guru Anda yang lain, apakah jurus ini valid. Beritahu kami di komentar di bawah.
Bagaimana jika Anda ingin ikut dalam boom kebutuhan energi (terutama batubara), namun tidak mau ikut dibuat pusing oleh saham batubara yang “itu”? Mudah saja, Anda beli saja salah satu saham unggulan kami, yaitu saham ADRO! PT Adaro Energy Tbk baru saja listing Juli 2008 yang lalu dengan harga IPO Rp.1500 per lembar sahamnya.



