<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pojok Saham &#187; gorengan</title>
	<atom:link href="http://pojoksaham.com/tag/gorengan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pojoksaham.com</link>
	<description>Catatan dari Meja Trading</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 02:09:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Analisa Saham DOID</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/03/31/analisa-saham-doid/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/03/31/analisa-saham-doid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 08:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisa]]></category>
		<category><![CDATA[Analisa Saham]]></category>
		<category><![CDATA[chart]]></category>
		<category><![CDATA[DOID]]></category>
		<category><![CDATA[gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Ooookay&#8230; karena melihat animo masyarakat yang haus berita, maka kami turunkan analisa saham DOID, mungkin juga untuk &#8220;menyelamatkan&#8221; beberapa orang,...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/03/31/analisa-saham-doid/">Analisa Saham DOID</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ooookay&#8230; karena melihat animo masyarakat yang haus berita, maka kami turunkan analisa saham DOID, mungkin juga untuk &#8220;menyelamatkan&#8221; beberapa orang, lumayan.  Mohon dicatat bahwa saham ini tidak pernah masuk dalam watchlist kami, tapi layak dibahas sebagai bahan pelajaran bagi kita semua akan tiga hal.  Apa saja itu?</p>
<p><span id="more-283"></span></p>
<ol>
<li>Jangan serakah;</li>
<li>Jangan serakah;</li>
<li>Jangan serakah.</li>
</ol>
<p>Ada dua jenis trader yang untuk dari saham DOID, yaitu pemancing yang main swing, dan shorter.  Sebelumnya kami kutip tulisan dari seorang yang sudah malang-melintang di dunia saham cukup lama.  Kata dia begini di blognya:</p>
<blockquote><p>Anda masih ingat saat diawal &#8211; awal DOID saya rekomendasikan untuk  dibeli diharga 400 karena mau menuju 1500, banyak orang menganggap ini  lelucon dan beberapa yang sadis menganggap saya GILA dan menyebut saham  ini sampah ! Akhirnya saham ini terbang sampai 2300 dan ramai2 muncul  analis dadakan, pengamat dadakan dan ramai2 melamar menjadi pegawainya  karena ini akan jadi perusahaan BLUE CHIP&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.wah pokoknya  lucu sekali, tapi biarlah VIER saja yang jeleknya asalkan memberikan  manfaat bagi banyak orang dan kali ini saya mau memberikan clue lagi  untuk saham ini, BELI setiap penurunannya secara partial sampai dengan  bulan JUNI karena yang pasti setelah JUNI subholding perusahaan DOID ini  akan mengakuisisi BERAU COAL dan akan membuat valuasi DOID naik dan  yang pasti ini akan ditarik kembali diatas 2500 percaya atau tidak anda  sendiri yang memutuskannya tapi jangan suka menghina yah karena saya  takut nanti anda jadi penjilat ludah anda sendiri dengan bekerja sendiri  di perusahaan ini nantinya, apakah akan disuspend pak kalau naik tinggi  saham ini ? mudah2an nggak karena ini bukan saham tidur seperti SDRA,  loh koq nggak pak ? Khan blue chip</p>
<p><strong>NB : Collect dibawah 1000</strong></p>
<p>Sumber: <a href="http://vierjamal.blogspot.com/2010/03/buy-point-doid.html" target="_blank">http://vierjamal.blogspot.com/2010/03/buy-point-doid.html</a></p></blockquote>
<p>OK saya rasa cukup jelas ya.  Dia menyarankan Anda bermain long term (enam bulan) di sebuah saham yang sedang downtrend.  Dasarnya adalah rumor dan berita.  OK, saya coba ambil rumor apa yang dia mau tangkap itu (sekarang sudah jadi berita):</p>
<blockquote><p><strong>Untuk Dipublikasikan Segera</strong></p>
<p>Pada hari ini PT Delta Dunia Makmur Tbk (“Delta”) telah menandatangani term sheet yang tidak mengikat dengan Recapital Investment Group untuk Delta memperoleh saham mayoritas atas PT Berau Coal Energy (sebelumnya dikenal sebagai PT Risco) (“Berau Energy”) dan bagi Recapital, pemegang 100% saham atas Berau Energy, untuk menukar sebagian besar sahamnya di Berau Energy dengan kepemilikan saham dalam jumlah substansial pada Delta.</p>
<p>Transaksi ini akan menciptakan suatu bisnis berbasis batubara yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia dengan berbagai keuntungan operasional dan strategis untuk Delta dalam usaha jasa pertambangan. Transaksi tersebut akan mengintegrasikan secara vertikal PT Berau Coal (“Berau”) – saat ini merupakan perusahaan pertambangan batu-bara terbesar kelima di Indonesia – dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“BUMA”) – saat ini kontraktor terbesar Berau dan dimiliki oleh Delta. BUMA diharapkan dapat memperoleh pangsa pasar yang lebih besar dan kontrak dengan jangka yang lebih panjang dari Berau, sementara Berau diharapkan dapat emiliki operasi yang lebih terkonsolidasi dan karenanya menjadi lebih efisien.</p>
<p>Transaksi ini akan dilaksanakan dengan pembelian oleh Delta atas Mandatory Exchangeable Bond (“MEB”) yang diterbitkan oleh pihak terafiliasi dari Recapital. MEB akan dapat ditukarkan menjadi saham di Berau Energy pada waktu yang ditentukan (diperkirakan sekitar April 2011) pada nilai yang didasarkan atas valuasi IPO yang akan dicapai oleh Berau Energy dimana proses IPO tersebut memenuhi kualifikasi IPO internasional. Delta berniat untuk membiayai pembelian MEB dengan menerbitkan saham baru setara kurang lebih Rp 10 triliun (atau kurang lebih US$1,1 milyar) saham melalui rights issue pada harga Rp 1.400 per saham (“Rights Issue”).</p>
<p>Berdasarkan term sheet, Recapital akan memperoleh saham dalam jumlah substansial di Delta melalui Rights Issue dan akan bertindak sebagai pembeli siaga pada Rights Issue. Para pihak akan bekerja bersama secara mendalam selama beberapa minggu ke depan untuk melakukan due diligence dan bernegosiasi dan menandatangani dokumentasi yang definitif sehubungan dengan penerbitan MEB. Ketentuan definitif atas transaksi, apabila telah difinalisasi, akan dikomunikasikan kepada publik dan dimintakan persetujuannya kepada para pemegang saham kami.</p>
<p>Delta adalah perusahaan induk BUMA, yang merupakan kontraktor pertambangan terbesar di Berau dan merupakan kedua terbesar berdasarkan volume di Indonesia, yang menyediakan jasa pertambangan berdasarkan kontrak jangka panjang kepada sejumlah produsen batu-bara terkemuka di Indonesia. Berau Energy adalah pemilik tidak langsung atas 90% saham Berau, perusahaan pertambangan batu-bara terbesar kelima di Indonesia dengan produksi batu-bara sebesar 14,3 juta ton pada tahun 2009. Berau melakukan usaha di pertambangan open-cut pada wilayah pertambangannya di Kalimantan Timur. Berau adalah klien terbesar BUMA dari segi pendapatan dan volume.</p>
<p>Jakarta, 30 Maret 2010</p>
<p><strong>PT. DELTA DUNIA MAKMUR Tbk</strong></p>
<p>Direksi</p></blockquote>
<p style="text-align: left;">Sebelumnya sudah ada rumor ini (sekarang sudah jadi berita juga):</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">Right issue nya setiap 100 lembar pemegang saham lama berhak membeli 105 saham baru di harga Rp 1400</p>
</blockquote>
<p style="text-align: left;">Nah, yang jadi masalah adalah tidak lama kemudian, ada berita ini (yang tidak pernah diperhatikan karena tidak disebarkan sebagai rumor):</p>
<blockquote><p>Jakarta &#8211; PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mengalami lonjakan rugi bersih sepanjang 2009 sekitar 1.527% menjadi Rp160,105 miliar dari perolehan tahun sebelumnya hanya Rp9,838 milair.</p>
<p>Demikian penjelasan manajemen Delta Dunia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/3).</p>
<p>Delta Dunia menguraikan, kerugian bersih ini lantaran pendapatan bersih perseroan tergerus 33,73% menjadi 6,350 miliar dari pencapaian sebelumnya Rp9,583 miliar. Sayang, beban pokok penjualan semakin memperkeruh penurunan pendapatan dengan beban sekitar Rp4,860 miliar. Beban usaha pun kembali melonjak 5.024% dari Rp4,975 milair kini melonjak menjadi Rp254,957 miliar.</p>
<p>&#8220;Walaupun masih merugi bersih, namun kami berhasil mencetak untung kurs 9.310% dari Rp3,500 juta melonjak sebesar Rp329,666 miliar,&#8221; demikian penjelasan manajemen.</p>
<p>Selain mengalami untung kurs, perseroan pun masih mencatat pertambahan nilai perseroan dengan meraih untung dari penjualan dan pelepasan aset bersih dari rugi Rp114,851 juta menjadi untung Rp20,848 miliar. Laba pra akuisisi pun mendatangkan untung sekitar Rp512,288 miliar.</p>
<p>Sayang perusahaan yang bergerak dalam bidang properti ini masih menyisihkan pinjaman bank yang membengkak dari Rp50 miliar kini berubah menjadi Rp321,480 miliar, utang jangka panjangnya pun menjadi Rp6,744 miliar, utang pajaknya pun naik dari Rp1,168 miliar menjadi Rp95,475 miliar. [san/cms]</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://www.inilah.com/news/read/ekonomi/2010/03/31/430561/doid-alami-rugi-bersih-bengkak-1527/" target="_blank">http://www.inilah.com/news/read/ekonomi/2010/03/31/430561/doid-alami-rugi-bersih-bengkak-1527/</a></p></blockquote>
<p style="text-align: left;">Nah&#8230; jadi sekarang lengkap sudah.  Anda cerna dan coba pikirkan.  Kalau kesimpulan kami sih:  tetap, nggak layak trading karena di bawah MA50, apalagi untuk jangka panjang (enam bulan).  Kami percaya Vier di atas bisa untung karena tentu saja dia bisa main swing 1000 sampai di atas 1200 kemarin, tapi yang mengikuti rekomendasinya?  Selamat gigit jari!  Mari kita lihat chartnya (dari Yahoo):</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/03/doid-chart.png"><img class="size-full wp-image-285 aligncenter" title="doid-chart" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/03/doid-chart.png" alt="" width="600" height="356" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Chartnya Yahoo terlambat, tapi sekilas terlihat masih downtrend.  Kemarin memang mantul, makanya pada ribut, dan pantulan kemarin benar-benar pantulan atau <strong>technical rebound saja</strong>.  Trend jangka menengah dan panjang: <strong>masih turun!</strong></p>
<p style="text-align: left;">Kalau kami sih mendingan ini aja deh.</p>
<blockquote><p>Berdasarkan rumors dari sumber yang tidak layak dipercaya, beredar kabar BUMI dan DOID berencana untuk merger. Hasil dari merger ini akan membuahkan perusahaan baru nantinya dengan kode <strong>KOIT</strong>.  Hehehehe&#8230;. . hari gini masih banyak mainan bagus koq nyarinya yg susah2 saja sih? <img src='http://pojoksaham.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber: obrolan-bandar@yahoogroups.com</p></blockquote>
<p>Disclosure:  Kami tidak main DOID.</p>
<p>Disclaimer:  Kalau ternyata DOID tidak jadi koit, jangan salahkan kami juga karena sekali lagi, <strong>ini cuma analisa</strong>.  Sekali lagi, DOID masuk watchlist pun tidak!!!  Watchlist kami cuma <a href="http://pojoksaham.com/2010/01/02/saham-unggulan-2010/">Saham Unggulan 2010</a> ini.</p>
<blockquote>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;"><span style="font-weight: bold;"><span style="font-size: 18px; line-height: normal;">Untuk Dipublikasikan Segera</span></span></p>
<p>Pada hari ini PT Delta Dunia Makmur Tbk (“Delta”) telah menandatangani  term sheet yang tidak mengikat</p>
<p>dengan Recapital Investment Group untuk Delta memperoleh saham mayoritas  atas PT Berau Coal Energy</p>
<p>(sebelumnya dikenal sebagai PT Risco) (“Berau Energy”) dan bagi  Recapital, pemegang 100% saham atas Berau</p>
<p>Energy, untuk menukar sebagian besar sahamnya di Berau Energy dengan  kepemilikan saham dalam jumlah</p>
<p>substansial pada Delta.</p>
<p>Transaksi ini akan menciptakan suatu bisnis berbasis batubara yang  terintegrasi dan terkemuka di Indonesia</p>
<p>dengan berbagai keuntungan operasional dan strategis untuk Delta dalam  usaha jasa pertambangan. Transaksi</p>
<p>tersebut akan mengintegrasikan secara vertikal PT Berau Coal (“Berau”) –  saat ini merupakan perusahaan</p>
<p>pertambangan batu-bara terbesar kelima di Indonesia – dengan PT Bukit  Makmur Mandiri Utama (“BUMA”) –</p>
<p>saat ini kontraktor terbesar Berau dan dimiliki oleh Delta. BUMA  diharapkan dapat memperoleh pangsa pasar</p>
<p>yang lebih besar dan kontrak dengan jangka yang lebih panjang dari  Berau, sementara Berau diharapkan dapat</p>
<p>memiliki operasi yang lebih terkonsolidasi dan karenanya menjadi lebih  efisien.</p>
<p>Transaksi ini akan dilaksanakan dengan pembelian oleh Delta atas <span style="font-style: italic;">Mandatory Exchangeable Bond</span> (“MEB”)  yang</p>
<p>diterbitkan oleh pihak terafiliasi dari Recapital. MEB akan dapat  ditukarkan menjadi saham di Berau Energy</p>
<p>pada waktu yang ditentukan (diperkirakan sekitar April 2011) pada nilai  yang didasarkan atas valuasi IPO yang</p>
<p>akan dicapai oleh Berau Energy dimana proses IPO tersebut memenuhi  kualifikasi IPO internasional. Delta</p>
<p>berniat untuk membiayai pembelian MEB dengan menerbitkan saham baru  setara kurang lebih Rp 10 triliun</p>
<p>(atau kurang lebih US$1,1 milyar) saham melalui <span style="font-style: italic;">rights issue</span> pada harga Rp 1.400 per saham (“<span style="font-style: italic;">Rights Issue</span>”).</p>
<p>Berdasarkan term sheet, Recapital akan memperoleh saham dalam jumlah  substansial di Delta melalui Rights</p>
<p>Issue dan akan bertindak sebagai pembeli siaga pada <span style="font-style: italic;">Rights Issue</span>.</p>
<p>Para pihak akan bekerja bersama secara mendalam selama beberapa minggu  ke depan untuk melakukan <span style="font-style: italic;">due</span></p>
<p>diligence dan bernegosiasi dan menandatangani dokumentasi yang  definitif sehubungan dengan penerbitan</p>
<p>MEB. Ketentuan definitif atas transaksi, apabila telah difinalisasi,  akan dikomunikasikan kepada publik dan</p>
<p>dimintakan persetujuannya kepada para pemegang saham kami.</p>
<p>Delta adalah perusahaan induk BUMA, yang merupakan kontraktor  pertambangan terbesar di Berau dan</p>
<p>merupakan kedua terbesar berdasarkan volume di Indonesia, yang  menyediakan jasa pertambangan</p>
<p>berdasarkan kontrak jangka panjang kepada sejumlah produsen batu-bara  terkemuka di Indonesia.</p>
<p>Berau Energy adalah pemilik tidak langsung atas 90% saham Berau,  perusahaan pertambangan batu-bara</p>
<p>terbesar kelima di Indonesia dengan produksi batu-bara sebesar 14,3 juta  ton pada tahun 2009. Berau</p>
<p>melakukan usaha di pertambangan <span style="font-style: italic;">open-cut</span> pada wilayah pertambangannya di Kalimantan Timur. Berau adalah</p>
<p>klien terbesar BUMA dari segi pendapatan dan volume.</p>
<p>Jakarta, 30 Maret 2010</p>
<p><span style="font-weight: bold;"><span style="text-decoration: underline;">PT. DELTA DUNIA MAKMUR Tbk</span></span></p>
<p>Direksi</p>
</div>
</blockquote>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/03/31/analisa-saham-doid/">Analisa Saham DOID</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/03/31/analisa-saham-doid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Saham Indonesia Paling Laknat</title>
		<link>http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/</link>
		<comments>http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dosen</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[chart]]></category>
		<category><![CDATA[gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pojoksaham.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;The first rule is not to lose. The second rule is not to forget the first rule.&#8221; ~Warren Buffett Anda...<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/">6 Saham Indonesia Paling Laknat</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;The first rule is not to lose. The second rule is not to forget the first rule.&#8221;</p>
<p>~Warren Buffett</p></blockquote>
<p>Anda pasti pernah mendengar kata &#8220;resiko&#8221;. Tapi apakah Anda pernah berpikir terlebih dahulu mengenai <span style="color: #ff0000;"><strong>resiko ekstra</strong> </span>dalam investasi Anda ketika membeli saham-saham Indonesia &#8220;laknat&#8221; berikut ini?</p>
<p><span id="more-165"></span></p>
<p>Bursa saham sering membuat orang tidak rasional, dan investor Indonesia sering sekali terjebak. Boleh-boleh saja mencoba menangkap peluang, tapi perhatikan dulu tingkat resikonya. Jangan sampai Anda rugi hingga hampir 100% dari modal Anda karena satu atau dua transaksi saja.</p>
<p>Ada beberapa saham Indonesia yang terkenal sangat merugikan investornya. Dan seperti yang bisa kita duga bersama, kebanyakan yang &#8220;nyangkut&#8221; di sini adalah para pemula/newbie. Bisa jadi tanpa jalan keluar yang pasti. Jadi, belajarlah dari pengalamanan mereka (dan dari situs ini). Apapun yang terjadi, hindari saham-saham laknat berikut ini di portofolio Anda (semua chart up-to-date):</p>
<ul>
<li><strong>POLY</strong>. Saham PT Asia Pacific Fibers (setelah ganti nama) ini memang laknat. Pada saat bawah-bawahnya, setelah sahamnya tidak mampu lagi turun, manajemen melakukan reverse stock split, sehingga membuka peluang saham ini terjun bebas untuk sekian kalinya. Anda tahu berapa reverse stock splitnya? 20 banding 1! (link) Motivasinya? Buat bayar hutang dengan saham. Hasilnya? Seperti tadi sudah ditulis, terjun bebas lagi. Bayangkan, Anda punya Rp.100 juta di POLY, dalam waktu satu tahun, uang Anda tinggal Rp.500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah Saja). Dan saya tidak berbohong. Lihat grafik di bawah (sudah disesuaikan untuk stock splitnya oleh Yahoo):</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=POLY.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for Asia Pacific Fibers Tbk (POLY.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Terjun bebas.</p>
<ul>
<li><strong>TMPI </strong>atau juga dijuluki Taman Makam Para Investor. Saham PT Agis Tbk ini memang laknat. Kenapa? Harga sahamnya beranjak dari sekitar Rp.50 per lembar sahamnya hingga hampir Rp.3000 dengan garis lurus seperti roket Apollo sedang meluncur ke bulan. Setelah itu, jatuh seperti meteor. Jika Anda masuk di Rp.100 dan average up (kalau sempat) sampai Rp.2500, maka Anda untung 2500%. Uang Rp.100 juta Anda bisa menjadi Rp.2,5 milyar. Akan tetapi sebaliknya, jika Anda masuk di Rp.2500 dan ikut jatuh ke Rp.50 (bahkan lebih rendah dari sebelumnya), uang Rp.100 juta Anda di TMPI (juga dipanggil Tempe) menjadi Rp.4 juta. Tragis! Anda baru saja kehilangan satu mobil Avanza. Dan yang lebih ironis lagi, siapakah investor yang gulung tikar itu? Ya, para newbie saham Indonesia lagi&#8230; (pro sudah keluar di Rp.1500) Saya bicara fakta, silakan lihat sendiri di bawah:</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=TMPI.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for AGIS Tbk (TMPI.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Apollo dan meteor.</p>
<ul>
<li><strong>FREN</strong>. Anda pikir sektor telekomunikasi itu bagus? Pada umumnya, ya. Lihat ISAT yang terus terbang, atau TLKM yang stabil. Tidak begitu dengan FREN. Sejak saham PT Mobile-8 Tbk ini IPO, tidak ada satupun investor yang untung. Dari harga IPO yang Rp.280, FREN terus jatuh hingga ke harga Rp.50 dan terus bertahan di sana. Sampai sekarang. Anda akan sulit mencari pembeli untuk saham FREN Anda.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=FREN.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for Mobile-8 Telecom Tbk (FREN.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Investor yang tidak pernah untung. (rugi terus)</p>
<ul>
<li><strong>BUMI</strong>. PT Bumi Resources Tbk (flagship grup Bakrie). Tidak lengkap bicara saham Indonesia tanpa menyebut BUMI. Entah kenapa, pastilah staf PR (Public Relation) BUMI dibayar tinggi untuk hal ini. (namanya Dileep) Silakan baca artikel 10 Alasan Kenapa Saham BUMI Berbahaya. Sudah? Bandingkan grafik TMPI dengan BUMI. Apakah lebih baik atau sama saja? Bagi kami, sama saja laknatnya!</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=BUMI.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for Bumi Resources Tbk (BUMI.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Siapa yang masih belum bisa keluar kira-kira?</p>
<ul>
<li>Anda percaya adanya karma? Jika ya, Anda tidak akan mau investasi di <strong>ENRG</strong>. PT Energi Mega Persada (juga grup Bakrie) adalah perusahaan yang membuat bencana alam terbesar di abad 20 dan 21 di Indonesia: Lumpur Lapindo. Sampai sekarang lumpur itu masih mengucur deras. Dukun dan ilmuwan tidak bisa menghentikan lumpur tersebut. Ratusan desa sudah tenggelam dan tidak terhitung banyaknya orang yang kehilangan rumah tinggalnya. Dan apa yang dilakukan bosnya, Aburizal Bakrie (Ical)? Ngutang terus dan menjadi orang terkaya di Indonesia. Satu hal, Anda pasti rugi jika menyentuh saham ini. Pasti. Kami jamin.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=ENRG.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for Energi Mega Persada Tbk (ENRG.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Jurang karma menghadang.</p>
<ul>
<li><strong>BNBR</strong>. PT Bakrie and Brothers Tbk adalah induk perusahaan enam perusahaan Bakrie lainnya. Bakrie adalah grup terbesar di Bursa Efek Indonesia. Melihat anak-anaknya BUMI dan ENRG sudah ketahuan cara BNBR berinvestasi. Hasilnya? Rugi.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><img src="http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=BNBR.JK&amp;t=5y&amp;q=l&amp;l=on&amp;z=l&amp;p=s&amp;a=v&amp;p=s" alt="Chart for Bakrie &amp; Brothers Tbk (BNBR.JK)" width="480" height="280" /></p>
<p style="text-align: center;">Perusahaan investasi atau divestasi?</p>
<p>Kita kembali pada kutipan paling atas yang dikatakan oleh Warren Buffett. Peraturan pertama adalah jangan pernah kehilangan uang. Peraturan kedua adalah jangan pernah lupa peraturan pertama.</p>
<p>Jika Anda menyentuh saham-saham di atas, Anda sudah kehilangan uang detik itu juga. Kenapa? Kami (seperti Warren Buffett) tidak melihat adanya nilai dari saham tersebut. Dan main saham bukan main judi.</p>
<p>Keputusan tetap di tangan Anda. Namun, pernahkah berpikir ada satu orang yang pasti tetap untung apapun posisi Anda?</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/03/aburizal-bakrie.jpg"><img class="size-full wp-image-166 aligncenter" title="INDONESIA MUD/BAKRIE" src="http://pojoksaham.com/wp-content/uploads/2010/03/aburizal-bakrie.jpg" alt="" width="340" height="394" /></a>Dia.</p>
<p style="text-align: left;">Catatan:  Semua chart di atas up-to-date, sedangkan artikel tidak.  Bisa saja terjadi perbedaan di kemudian hari (misalnya delisting). <img src='http://pojoksaham.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/">6 Saham Indonesia Paling Laknat</a> oleh <a href="http://pojoksaham.com">Pojok Saham</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pojoksaham.com/2010/01/19/6-saham-indonesia-paling-laknat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

