Apart from whatever happens outside Indonesia’s market, it seems like, technically IHSG loves to get a correction of a round number of 500, as shown in the May 2010 correction (3000 to 2500) and January 2011 triple tops correction (3800 to 3300), before climbing to new high.
Apapun yang terjadi di “luaran sana”, tampaknya secara teknikal IHSG suka sekali koreksi dengan angka bulat 500, seperti terlihat di koreksi Mei 2010 (3000 ke 2500) dan koreksi triple top Januari 2011 (3800 ke 3300), sebelum mencetak rekor harga baru.
Hi traders! Rasanya sudah lama saya tidak menyapa Anda di website ini. Walaupun jarang update website ini, sebenarya saya cukup sering ngobrol di Twitter. Ikuti saya di sana untuk update yang lebih pendek. Tapi hari ini rasanya saya harus update web karena IHSG hari ini ditutup di 3795, berhasil menembus all-time highnya, volume di atas rata-rata 50 hari, dan candle penuh.
Selamat datang di Bulan November. Bulan ini adalah bulan antisipasi. Antisipasi apa? Aksi window dressing emiten di akhir tahun untuk mempercantik laporan keuangan. Bulan ini adalah waktunya membeli, untuk kemudian dilepas di awal tahun depan. Namun, sebelum mengakumulasi, kita lihat dulu seperti apa bentuk chart IHSG dan review aksi sebelumnya.
Early Bear. Mungkin itulah Pojok Saham bulan ini. Terlalu cepat menyatakan koreksi market sehingga tidak ikut wave terakhir dari kenaikan IHSG. Setiap trader punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan sebagai manusia banyak sekali kekurangan. Walaupun begitu, dari tanda-tanda di chart yang terbaca, antara lain dari banyaknya shooting star (di bulan Oktober ada empat) di level 3600-3700 artinya banyak perlawanan dari para penjual yang profit taking di level tersebut, namun dimentahkan lagi oleh pembeli di level 3540, sehingga membatalkan koreksi yang di depan mata.
Oktober tiba, dan IHSG sedang berada di all-time highnya dalam kondisi euphoria. Bagaimana minggu ini? Yuk, kita lihat chart di bawah.
Setelah empat hari berturut-turut terjadi koreksi di IHSG, di hari Jumat terjadi technical rebound, dan langsung menghapus koreksi empat hari tersebut. Minggu ini bagaimana? Kita ikuti di chart di bawah ini:
Kalau boleh jujur, kami takut. Anda pasti tahu bahwa kami menyarankan untuk hold menjelang libur lebaran, dan beberapa minggu sebelumnya kami sudah bilang, tidak ada rekomendasi lain selain hold. Tapi… satu hal saja, walaupun trend naik ini belum berakhir, namun terlihat sudah di puncak trend channelnya…
Halo, malam minggu yang cerah hari ini, secerah IHSG yang menembus kembali all-time highnya di hari Jumat yang lalu. Selanjutnya? Silakan lihat analisa kami di bawah.
Kami tetap optimis dengan kondisi bullish IHSG. Tetap hold dan average up ketika ada higher low yang mungkin terbentuk minggu depan.




